Kontes gantibaju: Antara Desain dan De-Sign

April 20, 2010 § 44 Komentar

DISCLAIMER: postingan berikut ini terinspirasi dari beberapa hal yang terjadi belakangan ini di ranah daring (online). Baik yang sifatnya bersinggungan langsung dengan saya, ataupun juga tidak secara langsung. Yang pasti, dampaknya cukup mengena pada beberapa orang (kalau tak disebutkan semuanya), termasuk saya pribadi.

Social media kini makin menjamur penggunaannya di tengah masyarakat. Sebut saja, facebook, twitter, plurk, hingga koprol. Dan, untuk semakin menyemarakkan penggunaan social media, tak jarang berbagai kontes dilaksanakan melalui social media tersebut. Kerjasama secara resmi atau tidak, kontes selalu menyedot banyak orang untuk mengikutinya. Tak ayal, merek yang berada di belakang kontes akan terkerek naik popularitasnya.

Langkah publikasi kontes di social media memang membuat banyak orang merasa diuntungkan karena telah menjadi pengguna di social media tersebut. Baru ataupun lama, setiap pengguna tentunya mendapatkan informasi yang lebih aktual dan juga tepat di social media tersebut. Apalagi jika kemudian bisa mengikuti kontes tersebut, dan mendapatkan hadiah. Wah.. sudah pasti pengguna pun menjadi semakin loyal terhadap social media itu.

Pada praktiknya, keuntungan dari kontes memang terjadi. Bahkan terkadang efeknya bisa hingga berkali-kali lipat. Tapi, layaknya dua sisi mata uang, kontes pun bisa memberikan dampak yang kurang baik. Baik itu bagi social media, ataupun bagi merek (brand) yang melaksanakan kontes itu. Apa sebab? Oh, banyak hal tentu. Tapi merujuk pada kontes yang baru saja berakhir di sebuah social media, saya koq ya jadi ‘gatel’ untuk mengomentarinya melalui postingan ini.

Kontes gantibaju di koprol.com

Yep. Kontes itu adalah kontes desain kaos resmi koprol.com yang penyelenggaraannya bekerjasama dengan gantibaju.com. Kontes yang dimulai sejak akhir bulan Februari lalu, pengumumannya baru saja dilaksanakan pada Sabtu 17 April 2010 kemarin, yang bertepatan dengan ajang IDS di Kuningan.

Para pemenang telah diumumkan, hadiah pun segera diberikan, desain kaos telah ditentukan dan akan segera diproduksi. Tapi, masih ada sisa-sisa yang mengganjal di beberapa orang, termasuk saya. Well, jangan berpikiran buruk dulu. Dalam pandangan saya, ini bukan tentang soal pemenang, bukan. Ini tentang proses penilaian, dan klarifikasi mengenai proses tersebut.

Kronologis

Bagi para pembaca blog saya yang kurang mengetahui, mungkin secara singkatnya saya jelaskan sebagai berikut ya. Pada kontes gantibaju di koprol, desain kaos dikumpulkan melalui situs gantibaju.com, dan diberitahukan bahwa penilaian juara ditentukan oleh proses voting di situs gantibaju.

Beberapa hari jelang pengumuman pemenang, diberitahukan posisi 10 teratas. Tentu saja, para perancang yang karyanya terdapat di 10 teratas semakin menggalang dukungan agar menjadi teratas. Hingga hari H, posisi teratas semakin terlihat siapa yang berpotensi menang, tapi nyatanya pada pengumuman justru bukan posisi teratas yang menang. Tentu saja, ini menimbulkan pertanyaan.

Ketika diminta klarifikasi kenapa bisa terjadi hal demikian, cukup lama waktu yang dilakukan untuk mendapatkan kabar dari official gantibaju. Dan, pada saatnya klarifikasi dilakukan, anehnya kabar tersebut tidak dilakukan di blog resmi gantibaju melainkan di blog pribadi salah satu officialnya dengan form komentar tertutup. Belum lagi, di akun mereka di koprol.com, ada komentar yang menyinggung perasaan. Hingga saat postingan ini saya publish, belum ada lagi respon lebih lanjut.

Yang Menganggu

Saya sebagai salah satu warga dunia maya, dan juga pengguna di koprol.com serta gantibaju.com, secara terbuka saya terganggu dengan kejadian tersebut. Kenapa?

  1. Kurangnya kelengkapan informasi pada proses voting yang dilaksanakan. Belakangan saya ketahui, bahwa penilaian voting didasarkan pula pada penghitungan bintang (atau jempol) yang diberikan dan terdapat pada saat voting. Hmm.. untuk pengguna yang jarang sekali menggunakan gantibaju.com, dan bisa jadi baru sekali menggunakan pada saat kontes ini, sudah pasti tidak akan peka (aware) akan keberadaan dan fungsi bintang tersebut sebagai unsur penilaian. Saya sendiri, sebagai pengguna gantibaju yang sudah cukup lama, masih terkadang lupa, apalagi pengguna baru? Dan, inilah yang mengganggu, karena kemudian, yang saya tangkap dari klarifikasi, pihak gantibaju.com lepas tangan akan ketidaktahuan pengguna akan bintang (atau jempol) sebagai komponen penilaian.
  2. Diskualifikasi desain peserta yang dilakukan saat pengumuman pemenang dengan alasan desain peserta sudah “..digunakan dalam perlombaan lain, produk lain baik dalam bentuk kaos maupun dalam bentuk cetak lainnya.” Nah, ini membingungkan. Kenapa koq baru disadarinya pada saat mau pengumuman lomba? Dan keburu sudah dilaksanakan proses voting? Padahal kan, harusnya bisa ada langkah pencegahan, bisa itu saat voting ataupun saat pengajuan desain. Karena, kenyataannya pada saat pengajuan desain kan ada penolakan-penolakan, seperti yang terjadi pada desain saya.
  3. Lambannya respon dari pihak gantibaju untuk klarifikasi ini sangat tidak memuaskan. Sikap seperti ini sepertinya kurang profesional untuk sebuah merek (brand) seperti gantibaju yang merupakan start-up lokal yang sudah cukup bertaji untuk konten kreatif.
  4. koq diclosed?Klarifikasi yang diberikan oleh pihak gantibaju mengenai persoalan ini tidak disalurkan melalui forum yang resmi (blog korporat), melainkan jalur pribadi berupa blog salah satu officialnya. Heran, segala keputusan yang diambil kan mencerminkan keputusan korporat, kenapa justru pada saat penjelasan harus dilakukan melalui jalur pribadi? Dan, yang lebih mengganggu adalah tertutupnya kesempatan untuk memberikan komentar di postingan mengenai klarifikasi di blog tersebut. Serta, tidak ada respon lanjutan di akun lainnya. Lalu, bagaimana bisa klarifikasi tersebut dipertanggungjawabkan jika kesempatan diskusi dengan pihak resmi saja tidak tersedia?
  5. Pada salah satu roll di koprol.com dari pengguna bernama @gantibaju, ada salah satu komentar yang dikeluarkan oleh official @gantibaju yang menyinggung peserta lainnya. Sepatutnya hal ini tidak sampai terjadi, karena mencerminkan bahwa admin dari akun tersebut tidak bisa membedakan kapan harus mencerminkan korporat pada akun tersebut, dengan pendapat pribadi dari admin. Jangan sampai, persoalan ini menjadi bumerang seperti yang terjadi pada kasus seorang motivator beberapa saat lalu, dan menjadikan image gantibaju pun menjadi negatif dan jelek karena kejadian ini.

Langkah Selanjutnya

Hingga postingan ini saya publish, pada 20 April 2010 jam 10.15 WIB, belum ada lagi respon dari pihak gantibaju.com.

Saya sih berharap, persoalan ini tidak sampai berlarut-larut. Apalagi, tujuan semula diadakannya ajang kontes tersebut kan bermaksud baik. Tapi, jika sampai seperti ini, saya sendiri pun akhirnya jadi ‘gatel’ karena memang cukup mengganggu.

UPDATE! 21 April 2010, 12.00 WIB: postingan klarifikasi di blog pribadi yang beralamat di http://rajasa.com/2010/04/klarifikasi-masalah-pemenang-desain-koprol-di-gantibaju-com/ ternyata dihapus, dan tak bisa lagi diakses! Ada apa ini?

Kamu masih tertarik ikutan kontes buat dapet hadiah di social media?

Tagged: , , , , , , , , , , , , ,

§ 44 Responses to Kontes gantibaju: Antara Desain dan De-Sign

  • Billy Koesoemadinata mengatakan:

    saya sih, jelas pasti ikutan lagi lah.. apalagi kalo hadiahnya makin besar.. kan, kalo ada kontroversi yang terjadi, nanti nama saya juga makin terkerek naik.. :lol:

  • asri mengatakan:

    Deuh jagoan kontes *kabur*

  • inungyasha mengatakan:

    hihi.. g propesional itu mah kang ^_^

    *udah di vote, pake BINTANG 5 (biar g salah kek di vote sebelah) *:P

  • Dirgantara mengatakan:

    yup,gw setuju sama pendapat loe bill. Mnurut gw malah kaya ada konspirasi di dalam kontes itu. Walau gw baru tau belakangan bahwa ada kontes desain baju itu,setelah gw baca blog loe emang bner banyak banget kejanggalan dan ketidak fair-an di dalam kontes itu. klo ditanya apakah gw msh mau ikutan kontes,jawab gw pasti ‘ya’ tp dengan membaca lebih teliti ketentuan2 yang berlaku d kontes itu. Chayooo:)

  • macangadungan mengatakan:

    hmm… klo menurutku, untuk poin 2 nggak bisa nyalahin panitia ganti baju, bil. seharusnya, si desainer yang baik2 melihat syarat dan ketentuan. wajar kalau panitia kecolongan, krn mrk nggak mgkn ngecek satu2 setiap desain, mana yg plagiat, mana yg pernah dipakai/dipublikasi dll. gue aja pernah menunjukkan sm mrk bbrp karya yang make image bank, mrk pun minta bukti plagiarismenya dimana sblum akhirnya mendiskualifikasi karya tsb.

    mengenai hal2 yg lainnya, mgkn memang kurang memuaskan. semoga aja kondisi spt ini bisa jadi pembelajaran untuk mereka di kompetisi berikutnya agar jadi lebih baik. dan ya, gue mgkn akan ikut untuk kompetisi selanjutnya, apalgi klo hadiahnya macbook. hahahahah….

    • Billy Koesoemadinata mengatakan:

      lea, kalo kecolongan sih ya okelah.. cuman yang gue ga demennya ituh, koq ya dramatis banget pas mau pengumuman juara. kan itu mengherankan banget..

      dan, yang lain2nya mudah2an memang ini menjadi pembelajaran untuk sesama. makanya kan, gue bilang di sini kalo gue terganggu. :mrgreen:

  • themagoos mengatakan:

    like this Billy…
    saya vote yang ini pake rate bintan (atau jempol) 5 deh…

    di kasus ini saya memang bukan peserta, tapi saya concern dengan peserta yang tiba-tiba kalah padahal sudah diyakinkan menang *ya, karena mereka memang real teman-teman saya baik di dunia maya maupun di dunia nyata* karena kekalahan yang di dapat sungguh aneh…

    di sini saya bukan menginginkan kemenangan untuk teman-teman saya itu, melainkan kejelasan (klarifikasi) apa sebenarnya dasar penilaian untuk menjadi pemenang di kontes kemarin.

    saya sudah menunggu dari pagi yang mereka bilang mau klarifikasi, dan mau mengirim email. Saya sudah mengirim email ke alamat yang disuruh oleh ID @gantibaju, bahkan saya juga mengirim ke email pribadinya juga ke email umum milik gantibaju.com dan itu juga yang dilakukan oleh Fahmy dan Krisna (teman-teman yang saya maksud di atas). tapi admin @gantibaju itu bilang email belum diterima padahal tidak ada failure notice di email kami, dan sampai saat saya buat comment ini pun belum ada balasan dari mereka.
    Tiba-tiba saja si @gantibaju itu memberikan klarifikasi tapi anehnya kenapa lewat blog pribadi milik salah satu founder gantibaju.com, bukan dari blog resmi-nya? dan comment’nya ditutup.
    karena hal itu debat pun masih berlanjut di koprol.com sampai akhirnya admin gantibaju.com itu mengeuarkan kata-kata yang sangat tidak pantas diucapkan di mana dia memakai ID korporat @gantibaju dan itu membuat sakit hato saya dan teman-teman saya dan buruknya setelah itu dia kabur menghilang ntah kemana sampai saat ini.
    OK, mungkin klarifikasi untuk masalah Fahmy (@kadalbuntung) sudah lumayan clear dengan memang kalahnya avg.vote Fahmy, dan Fahmy menerima itu walau berat karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya.
    Tapi untuk masalah Krisna, sampai sekarang belum selesai kan? dan pihak gantibaju.com tidak menggubris pertanyaan-pertanyaan atau pembelaan kami. mengapa?
    Sampai-sampai Krisna membawa masalah ini ke rekan-rekannya di APPMI, apakah tidak memalukan kontes kecil seperti ini sampai di bawa ke ranah perkumpulan designer-designer ternama Indonesia.

    Pihak gantibaju.com pun tidak mau diajak ketemu langsung dengan kami dengan alasan tidak perlu atau tidak penting, maksudnya?

    Bila masalah ini masih belum clear (pihak gantibaju.com masih tidak mau buka suara) mungkin masalah ini akan terbawa sampai ke media yang berhubungan dengan fashion atau design, dan hal itu akan sangat menjatuhkan reputasi gantibaju.com sebagai penyelenggara kompetisi dan akan membawa nama koprol.com sebagai client untuk kompetisi ini, di mana nama client sedang disorot publik ‘online’.

    Apakah akan jatuh begitu saja??

    maaf Billy bila saya menjelaskan panjang lebar dan membuat kronologi lagi setelah Billy juga menuliskan di postingnya he he he…

    semoga pihak-pihak yang bersangkutan bisa segera mau untuk meyelesaikannya.

    Oh, soal ikut kompetisi lagi? jelas saya mau, asalkan peraturannya dari awal sudah sangat jelas… lumayan kalo dapet hadiah, seperti Billy yang sering banget menang kuis ;)

    • Billy Koesoemadinata mengatakan:

      wah.. jar.. jar.. ini sih, udah jadi postingan sendiri.. :lol:

      anyway, thanks buat komen ini yang semakin melengkapi postingan gue yaa…

      btw, ujung2nya gue amin aja dah.. –> sering menang kuis.. :mrgreen:

  • Chic mengatakan:

    oh waaaaw.. baru tau kalo kontes desain gantibaju itu ternyata ada polemiknya…
    lama ga buka koprol ini sayah…
    *menyimak*

  • dilla mengatakan:

    waduh..baru tau ada yg beginian bil.. wah sayang banget ya.. gantibaju namanya udah cukup bagus, sayang aja kalau tercoreng krn ketidakprofesionalannya..

    • Billy Koesoemadinata mengatakan:

      dilla, ya.. makanya. gue bilang juga gue terganggu dengan “klarifikasi” dan juga “komentar” itu. mudah2an ada respon lebih lanjut, supaya ga berlanjut ke mana2.

      dan.. mungkin ini cuman riakan kecil, tapi yang namanya membangun komunitas? riakan kecil tentu penting karena dari riakan itu bisa menjadi gelombang yang lebih besar kan..

  • fairyteeth mengatakan:

    kalo menurutku wajar, kalo gak jadi dimenangin karena disain nya udah pernah dipakai. sorry to say.. peserta sebanyak itu, si panitia kan belom tentu bisa periksa 1-1 apakah disain si A nyontek, apakah disain si B udah pernah dibuat, dan lain2. apalagi kalo kaos2 kayak gini rentan banget kan, entah nyontek desain luar negri, entah nyomot/nyolong ide orang, entah dia masukin desain nya sendiri tapi dia permak dikit biar gak persis sama. mentok2 bisa ketahuan kalo ada yg lapor atau kebetulan ketemu disain yg sama atau mirip tho.. mau ditelusuri satu2 juga pasti gak bisa terlalu teliti.

    kalo mau melihat ke belakang, Indonesia Idol aja bisa kecolongan, Joy yang udah dinyatakan jadi pemenang aja, bisa dicabut kemenangannya gara2 doi udah pernah rekaman sebelom nya.. mirip toh kasusnya, yg ini untung belom sempat di umumin :)

    kalo soal cara penilaian yg jempol atau bintang itu daku juga gak tau menau yaa.. *jadi inget pas nge vote buat goen pas lomba yg natalan* :D

    just my 2 cent.

    ~gak mihak siapapun~

    • Billy Koesoemadinata mengatakan:

      ya.. memang kecolongan bisa terjadi. tapi yang disesalkan kemudian adalah, tidak adanya kesempatan untuk diskusi dan bertanya lebih lanjut. itu yang benar2 mengganggu buat gue. belum lagi, adanya “komentar” itu..

      trus, soal bintang atau jempol itu.. nah kan, sama2 kurang tau ya? padahal.. bisa dibilang udah cukup lama ada di situ.. :D

  • jiahaha mengatakan:

    payah dah…
    udah bagus” punya nama yg udah makin di kenal..
    eh memalukan karena tidak profesional….

    bukan’a makin terkenal yang ada @gantibaju malah bakal di jauhi oleh designer” lain..
    *saya juga designer.

  • agustuslima mengatakan:

    Dear kontes gantibajudotcom,

    Mudah-mudahan pihak gantibajudotcom segera menyadari perlunya KLARIFIKASI LEBIH LANJUT mengenai hal ini terkait dengan semua poin ‘yang mengganggu’ seperti diuraikan diatas. terutama kepada pihak-pihak yang sudah sepatutnya mendapatkan kejelasan. Dalam hal ini, setidaknya, Fahmy dan Krisna.
    Selanjutnya, gantibajudotcom sebaiknya bersedia untuk MEMINTA MAAF kepada semua pihak yang dimungkinkan tercederai (menyangkut poin lima), karena saya sendiri berpikir bahwa akan banyak sekali kontestan yang tidak menang dan kemudian tersinggung oleh lontaran kalimat yang kurang pantas dari sebuah akun resmi penyelenggara kontes.
    Terakhir, semoga hal ini memberikan banyak pelajaran tentu saja. Tidak hanya untuk pihak gantibajudotcom, tapi juga semuanya. Saya rasa, penyelesaian persoalan dengan kerendahan hati dari semua pihak menjadi hal yang paling dibutuhkan saat ini. ;)

  • kadal*fahmy*buntung mengatakan:

    hihi..
    emg menggelitik ketika saya comment di prol nya gantibaju, tp mereka menanggapi nya kurang bersahabat..
    dan mungkin mereka agak ‘salah baca’ mengenai keinginan saya untuk ‘klarifikasi langsung dihadapan kami’,tp mreka malah post di blog pribadi founder..bukan official web..
    inilah realita yg terjadi di indonesia..

  • erry mengatakan:

    Lesson learned:

    - Buatlah syarat & ketentuan + proses penentuan pemenang sedetail mungkin, jika ingin menyelenggarakan sebuah kontes.
    - Buka forum/mailbox Q&A seluas mungkin untuk menampung pertanyaan2 dari peserta.
    - Peserta juga harus lebih jeli lagi sebelum berpartisipasi, terutama kalau menyangkut hal2 yg masuk wilayah “abu2″ (misal di kontes desain ini, ttg definisi “desain yg sama/mirip/serupa”)

  • themagoos mengatakan:

    Billy, itu yang terakhir ada yang ngasi tau kegiatan si pengecut di twitter saat kita (saya, Krisna, Fahmy dan teman-teman) minta klarifikasi dan dia hanya bilang kita itu “Sore Loser” terus ngabur…

  • darahbiroe mengatakan:

    saya ikut dukung ajah dechh hehehe
    gak ikutan ngontes mengontes hahha
    makasih reviewna :D

  • mage95 mengatakan:

    semoga aja para penyelenggra itu bisa bersikap profesional dan kgk memunculkan kontroversi seperti ini.. maap sebelumnya om billy kalo saya ikutan komen :)

  • Billy Koesoemadinata mengatakan:

    baca apdetannya ya guys.. tepat di akhir2 postingan

  • Social comments and analytics for this post…

    This post was mentioned on Twitter by billy1986: yak, udah dipublish.. nih, kalo mau baca2 tentang kejadian kemarin yang masih berlanjut itu.. di http://bit.ly/kontroversikaos

  • kadal*fahmy*buntung mengatakan:

    *good update billy,
    semakin jelas saja ke tidak profesional-an sang penyelenggara..
    dan merekalah yg pantas disebut “SORE LOSER”!!!

  • themagoos mengatakan:

    itu, commet di sini sebelum comment saya, yg ngasi link ke twitter pengecut itu lho Billy :)

    dan sekarang mereka semakin kecut saja ternyata…

    dan kasus ini akan segara benar-benar di bawa ke publik… tunggu saja…

  • antown mengatakan:

    saya pernah juga kena diskualifikasi lantaran desain tersebut terlalu rumit. namun belakangan ini saya melihat gantibaju udah mampu mengatasinya, bahkan lebih cenderung menilai karya pemenang yang cenderung rumit alias detail.

  • cluxbox mengatakan:

    wah baru baca nih masbro …. ijin nyimak :D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Apa ini?

Saat ini Anda membaca Kontes gantibaju: Antara Desain dan De-Sign pada i don't drink coffee but cappuccino.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.109 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: