Masih Banyak Orang Baik di Indonesia
Januari 19th, 2011 § 13 Komentar
Hujan. Pagi ini Jakarta diguyur hujan. Jalanan licin dan udara dingin praktis jadi sarapan pagi. Tapi, buat beberapa orang yang harus dan terbiasa untuk berangkat pagi ke kantor, bahkan hujan pun harus ditembus. Sambil tetap berharap, ga ada kemacetan luar biasa yang bisa terjadi. Ga ada kemacetan yang sampe bikin stuck dan bahkan parkir. Mau itu kendaraan dengan jumlah roda apapun.
Hujan. Mengendarai kendaraan harus ekstra hati-hati. Perlu mata yang awas, dan tangan plus kaki yang lincah. Salah-salah, bisa terjadi kecelakaan, baik itu ditabrak, menabrak, atau terjatuh karena jalanan yang licin, kondisi jalanan yang padat, sampai angin yang bertiup kencang.
Seperti yang terjadi pagi tadi, sambil saya berangkat ke kantor naik sepeda motor, di kisaran fly over Simprug-Permata Hijau terjadi sebuah kecelakaan kecil. Seorang pengendara sepeda motor terjatuh, dan motornya guling. Sendiri memang, bisa jadi karena jalanan yang licin, seharusnya tak jadi soal, tetapi ada yang lain dari pengendara motor ini. Ia membawa muatan beberapa kotak donat buatan rumah untuk dikirimkan ke berbagai tujuan. Sontak, motor yang guling membuat kotak-kotak berisi donat tersebut menghambur di jalanan, dan bahkan beberapa donat tercecer di jalanan pagi yang basah.
Kasihan. Hanya karena sedikit kurang hati-hati, perjalanan paginya mengantar donat yang akan bisa jadi sumber penghasilannya hari ini, terganggu. Dan, bukan tidak mungkin penghasilannya hari ini akan terpotong, atau bahkan hilang sama sekali.
Walau begitu, masih ada yang bisa dilihat secara perspektif lain. Yakni, beberapa pengendara motor yang kebetulan lewat di jalanan yang sama langsung menepi dan sigap membantu pengantar donat tersebut. Mereka tak saling mengenal, tak pernah tahu ke mana donat tersebut akan dikirim, dan masing-masing belum sampai di tujuan. Tapi, mereka bersatu, bahu-membahu menolong pengantar donat tersebut. Ada yang membantu mengangkat motor sehingga tegak kembali, ada yang memegangi sang pengantar donat, hingga ada yang memunguti dan merapikan donat-donat yang harus diantar sambil memisahkan antara donat yang terlihat masih baik dan donat yang sudah jatuh dan tercecer di jalan raya.
Perilaku tersebut walau kecil dan belum tentu diketahui banyak orang, tentu merupakan cerminan bangsa ini. Di tengah-tengah situasi sosial dan politik yang terdapat kesenjangan, masih ada orang-orang yang saling memerhatikan dan membantu walau tak mengenal satu sama lainnya. Mereka saling menolong, tanpa mengharapkan imbalan. Mereka langsung berhenti dan membantu pengendara motor walau mereka sendiri memiliki kepentingan masing-masing di pagi hari ini. Mereka merupakan keluarga, yang tidak sedarah namun seperjalanan.
Prinsip kekeluargaan itulah yang membuat orang-orang menolong pengantar donat tersebut. Sebuah prinsip yang sepertinya sudah lama tidak terdengar, dan hanya menjadi bayang-bayang ingatan akan pelajaran Pendidikan Moral Pancasila / Pendidikan Pancasila dan KewargaNegaraan saat sekolah dulu. Prinsip, yang seharusnya membuat bangsa dan negara ini menjadi lebih baik. Karena ternyata masih banyak orang baik di Indonesia.
Iya, masih banyak orang baik di Indonesia. Orang-orang yang tak memikirkan perbedaan agama, kepentingan, pandangan, atau bahkan latar belakang. Orang-orang yang sedia dan sigap untuk langsung menepi dan menolong. Seperti para penolong pengantar donat tersebut. Seperti beberapa teman-teman, yang bisa berbagi ilmu dan keahlian. Salah satunya, adalah mereka yang berada di Akademi Berbagi.
Ah, mudah-mudahan saya termasuk orang yang bisa berbagi kebaikan tersebut, walau tidak tergabung dalam Akademi Berbagi. Amiiin…
NB: ini bukan postingan berbayar.
Apa kebaikan yang sudah kamu lakukan hari ini?
errr.. sampe kantor ga kesiangan termasuk kebaikan ga yah? *eh*
amiin,
ah nyari orang baik itu tak susah,
lah saya sedang komen di blog pemiliknya ini, ^^
aih, dibilang orang baik sama om warm.. makasiiihh.. *terharu*
ga boleh ngomongin kebaikan diri sendiri, cukuplah menjadi rahasia antara aku dan Tuhan. *sisiran*
prinsip yang bagus!
berbagi melalui blog?
berbagi melalui blog juga oke..
iya.. nyari orang baik di jakarta ndak susah, itu buktinya ada entah berapa ribu pengemis, adaaa aja orang baik yang ngasi..
@rere good point!
masih banyak org yg berbuat baik hanya saja tidak diekspos media. jadinya orang mengira negara ini penuh bangsat semua
kalau ingin bahagia selamanya, bantulah sesamamu…
Salam, tabik…^^
huhuhu, jd terharu bacanya…
jarang2 bgt tuh bs menemukan hal2 baik gt di jalan skarang2 ini
tapi ya orang-orang baik itu walaupun banyak sering luput dari perhatian, sering lebih asyik kalau kita nyari buruknya orang
nice post gan!