Santap Soto Jamur Cara Instan ala Sotoji

Maret 19, 2012 § 33 Komentar

Seperti sebutan omnivora – pemakan segala, hampir segala makanan saya makan, sepanjang itu halal. Mulai dari sayur, buah, hingga daging, dan juga karbohidrat. Mungkin, dari semua jenis makanan itu, cuma masakan yang mengandung jengkol dan pete (petai) yang saya hindari banget buat makan. :mrgreen: Anyway, di blogpost ini yang saya bahas bukan apa makanan yang saya hindari buat makan, melainkan salah satu jenis makanan instan yang menurut saya cukup kreatif.

Namanya Sotoji. Sekilas memang namanya mirip Jepang (atau itu hanya perasaan saya aja :lol: ), tapi sebenernya produk ini asli Indonesia. Sotoji singkatan dari Soto Jamur Instan. Dan, bisa ditebak kalo dari namanya udah jelas kalo ini adalah makanan yang disajikan secara instan, dalam bentuk soto yang isinya terdiri dari soun (atau sohun) dan jamur. Iya, jamur. Dan, berkat tau dari deblogger, saya pun berkesempatan buat test drive coba sampel produk Sotoji ini. GRATIS. :mrgreen: Satu bungkus sampel produk, dikirimkan 3 bungkus Sotoji.

Sotoji

Sebungkus Sotoji

Blogpost ini langsung aja ke isi dan rasanya dulu ya.. soal bungkus, nanti aja belakangan.. ;-)

Buka 1 bungkus Sotoji, isinya ada soun (atau sohun), serbuk bumbu, minyak bumbu, serbuk cabe, dan tentunya jamur yang dikeringkan. Dan sama seperti makanan kemasan instan lainnya, cara masak Sotoji udah pasti dengan cara direbus buat membuatnya matang, serta menghilangkan bahan pengawet yang digunakan.

isi sotoji

bumbu, soun (sohun), minyak bumbu, dan serbuk cabe dari Sotoji

ini dia jamur tiram gorengnya

ini dia jamur tiram gorengnya

Di bungkus pertama yang saya coba, kurang lebih 3-5 menit saya rebus soun (atau sohun) di air mendidih beserta jamur tiram gorengnya sampai matang. Setelah selesai, saya pun menyajikannya di mangkuk yang sudah diisi dengan serbuk bumbu, minyak bumbu, dan serbuk cabe. Kebetulan, waktu itu saya menyajikannya malam hari sambil nonton TV. Dan, entah karena lapar atau memang doyan, ga sampe 5 menit masakan bungkus pertama Sotoji ini udah ludes saya habiskan bersama istri. :lol:

Anyway, karena penasaran sama rasanya, akhirnya bungkus kedua pun langsung dimasak begitu hasil masakan pertama sudah turun ke perut. Cara memasaknya hampir sama kaya’ yang pertama. Rebus soun (atau sohun) di air mendidih 3-5 menit sekaligus dengan jamurnya. Hanya saja kali ini, saya mengangkat soun (sohunnya) dulu, dan membiarkan jamurnya lebih lama di masakan. Sengaja, lebih karena ingin tahu. :mrgreen: Selesai masak, langsung disajikan lagi di mangkok dan dicampur bumbu, minyak bumbu, dan serbuk cabe. Lagi-lagi, saya bawa ke ruang tamu buat disantap sambil nonton TV.

Di masakan kedua ini, istri saya juga lagi-lagi ikut menyantap. Meski begitu, kali ini saya lebih sempat untuk merasakan Sotoji ini. Menurut saya, soun (atau sohunnya) ukuran diameternya cukup kecil, mungkin ada baiknya jika dibuat lebih tebal. Tujuannya, supaya mudah ketika disendok atau digarpu dan disuapkan ke mulut. Habisnya, sulit kalo diameternya kecil-kecil, atau tipis-tipis gitu, tiap kali mau nyuap suka jatoh.

Semangkok Sotoji

Semangkok Sotoji siap disantap!

Untuk jamurnya sendiri, buat saya ini lumayan. Kalo ga salah jamurnya itu jamur tiram goreng, dan rasanya memang khas jamur (yaiyalah! :lol: ). Maksudnya, meskipun jamur yang digunakan ini sudah dipaketkan dan dimasukkan ke dalam satu bungkus Sotoji, akan tetapi setelah direbus, maka rasa jamurnya tidak hilang dan tetap terasa. Pastinya butuh proses tertentu yang cukup rumit supaya kekhasan jamurnya ini tidak hilang. Apalagi, namanya kan Sotoji – Soto Jamur Instan, yang otomatis harus benar-benar terasa jamurnya.

Nah, soal rasa secara keseluruhan nih.. buat saya sepertinya kurang gurih. Bisa jadi karena ga ada MSG sama sekali, dan atau memang karena Sotoji bukan produk dari grup-grup kondang ituh (yang juga punya produk MSG). Tapi ya, bisa jadi juga ini kurang gurih karena saya kebanyakan ngasih kuahnya.. :mrgreen: Atau memang rasanya yang seperti itu, tidak dibuat terlalu gurih supaya jamurnya tetap terasa.

Oke, soal rasa dan cara masak sepertinya cukup. Sekarang pendapat saya tentang kemasannya. Sepertinya kemasan dari Sotoji ini udah cukup unik. Karena, yang biasanya makanan kemasan instan itu ada “garis” di tengah, sementara Sotoji ini tidak ada. Dan, yang paling penting mudah dibuka karena ada sedikit sudut untuk merobek bungkusnya. Oiya, bungkus dari Sotoji ini juga food grade (sepertinya sih), karena ada logo sendok dan garpunya.

  Yang paling penting dari kemasan Sotoji adalah… Tanda HALAL! Ga lupa juga nomer pendaftaran produk di Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Well, overall, buat makanan kemasan instan yang jadi rookie di dunia permakanan (halah), produk yang tertulis sebagai “soto jamur lezat tinggi kandungan serat dan protein nabati” dari PT Tri Rastra Sukses Sejahtera di Bogor ini, bisa jadi alternatif kalo bosen sama produk makanan kemasan instan yang udah beredar selama ini. Apalagi produknya cukup unik, yaitu soto jamur. Tapi tentu ke depannya bakal perlu program pemasaran yang lebih nampol macam bikin rekor makan bareng soto jamur se-Indonesia, atau jadi produk makanan kemasan instan dengan jamur asli pertama di Indonesia. Dua-duanya tentu dengan pengakuan dari MURI (Museum Rekor Indonesia).

Oiya, kalo perlu dikasih penilaian dalam skala 10, maka saya menilai 7 untuk Sotoji ini. Dan, kira-kira kapan ya bakal dipasarkan secara bebas seperti warung atau super/minimarket gitu? Btw, ngecek di situsnya, kaya’nya bisa delivery order tuh!

NB: saya cuman sempet ngerasain 2 produk sampel, karena 1 produk sampelnya diminta adik saya… :lol:
Blogpost ini saya buat dalam rangka ikutan lomba blog mengenai Sotoji yang diselenggarakan barengan deblogger.

Tagged: , , , ,

§ 33 Responses to Santap Soto Jamur Cara Instan ala Sotoji

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Santap Soto Jamur Cara Instan ala Sotoji at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.426 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: