And There Will Be ‘Lights’ for the World

April 28, 2010 § 19 Komentar


Apa yang bakal terjadi kalo ga terang? Contohnya kalo malem-malem bakal susah ngerjain segala sesuatu dan juga repot. Kenapa? Kan mata manusia itu ga berfungsi optimal kalo kurang cahaya. Makanya, kalo udah agak gelap dan kurang cahayanya, biasanya langsung nyalain lampu yang dipunya di rumah. Mau lampu minyak kek, lampu teplok kek, lampu petromak, sampe lampu listrik. Semuanya dinyalain supaya bisa tetep aktivitas dengan baik. Supaya kehidupan manusia jadi lebih baik.

Dan bersyukurlah listrik sekarang ini udah ada begitupula lampu yang pake tenaga listrik. Thomas Alva Edison boleh jadi yang bikin bola lampu pertama yang berhasil, tapi.. buat pengembangan bola lampu yang hemat energi dan lebih dikenal sama dunia, pastinya lampu yang asalnya dari Belanda. Ga tau? Well, itu lho.. lampu Philips.

Koninklijke Philips Electronics N.V. (Royal Philips Electronics Inc.) atau juga dikenal secara mendunia dengan nama Philips, berdiri di Eindhoven, Belanda sama Gerard Philips. Yep, nama perusahaannya diambil dari nama pendirinya, dan sekarang juga dijadiin nama salah satu stadion di kota Eindhoven, kandangnya PSV di Philipsdorp (Philips Village).

Trus, apa hubungannya sama bola lampu?

« Read the rest of this entry »

Belanda, Sang Penakluk Air

April 14, 2010 § 44 Komentar


Anna memegang erat tangan ibunya. Untuk tetap menjaga dirinya tetap hangat, Anna terus merapatkan diri ke ibunya. Musim dingin tahun 1953 sama seperti tahun-tahun sebelumnya, dingin dengan salju yang sesekali turun. Tapi, ada yang berbeda tahun itu.

Pergi meninggalkan kota tempatnya lahir sepuluh tahun yang lalu di Zeeland, adalah hal terakhir yang ia pikirkan. Tapi empasan gelombang air setinggi 30 meter yang menerjang daerah di Belanda Selatan itu memaksanya untuk mengungsi. Apalagi, ribuan orang telah menjadi korban jiwa akibat sergapan air yang hampir membeku dari Laut Utara.

“Ibu, apa kita akan kembali ke tanah yang sudah dikuasai oleh air ini?” tanya Anna perlahan.

Sambil tetap mengeratkan genggaman tangan anaknya, ibunya tersenyum kecil. “Pasti anakku, dan suatu saat tak hanya Zeeland, tapi seluruh Netherland (Belanda) akan menjadi daerah yang takkan dikuasai oleh air lagi.”

Tanpa menjawab, Anna mengencangkan mantelnya. Sesekali, ia sesenggukan. Ia pun menelan bulat-bulat ucapan ibunya, mempercayai setiap kata, dan berharap itu menjadi nyata.

Kini, lebih dari setengah abad kemudian, Zeeland tak hanya menjadi tempat Anna untuk kembali, tapi juga tinggal beserta warga lainnya dengan jumlah yang terus bertambah. Bagaimana bisa? Jawabnya adalah dengan teknologi bendungan, dam, dan pengeringan daratan dari air yang menggenang baik berasal dari air darat ataupun air laut.

« Read the rest of this entry »

Globalize Your Music!

Januari 14, 2010 § 56 Komentar

Digital MusicGa cuman pemanasan aja yang mengglobal, ataupun juga perdagangan bebas, tapi musik juga bisa jadi global. Yup! Musik! Bahkan ada beberapa orang yang bilang bahwa musik adalah bahasa yang universal, sampe2 ada salah satu record label yang bernama sama – tanpa bermaksud promosi.. :P

Anyhow, musik bisa jadi sesuatu yang global karena musik bisa dimengerti sama banyak orang hanya dengan dengerin doang. Karena musik, intinya kan bunyi2an gitu.. yang juga diiringi oleh lirik, ataupun bunyi2 yang ngedukung. Dan, sekarang ini musik bisa jadi lebih global karena udah ada teknologi digital, yang antara lain ada CD, DVD, blu ray, dan juga teknologi mp3 yang bikin musik jadi lebih gampang dishare lewat komputer dan internet!

Banyak musisi indie sekarang ini yang ngegunain teknologi2 digital itu buat bikin orang2 lebih ngedengerin musik mereka. Situs2 kaya’ myspace dan juga multiply udah banyak banget ngebantu musisi indie itu supaya karya-karya musik mereka lebih mudah buat diapresiasi. Dan, juga udah banyak lho musisi indie Indonesia yang lebih terkenal di luar negeri, ketimbang negeri sendiri karena bantuan internet.

Salah satu solusi lain yang juga ngebantu musisi indie buat bisa bikin orang banyak lebih ngedenger musik dari para musisi, adalah Ovi Musik yang merupakan salah satu solusi dari Nokia. Ovi, yang juga banyak dikenal sebagai layanan pushmail dari Nokia ini, bisa ngebantu lebih banyak lagi musisi buat ngeshare musik mereka. Dan, ini ga cuman buat musisi indie, tapi semua musisi!

Musik yang disave dalam format digital mp3, bisa dishare lewat Ovi Musik yang juga bakal dibaca sama seluruh dunia. Trus, kalo bisa buat video, Ovi Musik juga bisa nampilin video itu, yang bisa disimak lewat Now Playing-nya Nokia. Yang paling baru ada videonya Rihanna di Now Playing, yang sekarang bisa disimak video dan juga musiknya. Youtube, lewat dah.. karena Ovi Musik integrated juga sama informasi2 lain soal musik, download, dll.

Intinya sih, kalo emang mau mengglobalkan musik supaya bisa didenger sama orang laen di planet bumi ini, Ovi Musik bener2 ngebantu banget. Tapi fasilitas yang bener-bener keren ini jangan sampe dipake buat nyebar musik yang kualitasnya abal2 ya.. Jangan musik yang niru2 dan plagiat gitu.. Karena orang2 pastinya lebih ngehargain musik yang punya jati diri, sebuah idealisme dan juga keaslian. Itu sih menurut saya, tujuan utama diadainnya Ovi Musik.

Jadi, udah siap buat mengglobalkan musik kamu? Langsung aja, meluncur ke tekape! ;-)

NB: postingan ini dibuat dalam rangka Nokia Review Competition. ;-)

gambar saya comot semena2 dari sini

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with kompetisi at i don't drink coffee but cappuccino.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.035 pengikut lainnya.