gombalisasi a.k.a. gombalisme

Januari 2, 2009 § 19 Komentar

dari sebuah blogs,

Girl: Do I ever cross your mind?
Boy: No

Girl: Do you like me?
Boy: Not really

Girl: Do you want me?
Boy: No

Girl: Would you cry if I left?
Boy: No

Girl: Would you live for me?
Boy: No

Girl: Would you do anything for me?
Boy: No way

Girl: What would you choose: your life..or me?
Boy: My life

The girl runs away in shock and pain and
the boy runs after her and says…

The reason you never cross my mind is
because you’re always on my mind..

The reason why I don’t like you is
because I love you..

The reason I don’t want you is because I
need you..

The reason I wouldn’t cry if you left is
because I would die if you left..

The reason I wouldn’t live for you is
because I would die for you..

The reason why I’m not willing to do
anything for you is because I would do everything for you..

The reason I chose my life is because
you ARE my life..

(anonymous)

asli, gue bingung bin campur aduk pas baca postingan ini. sumbernya, gue lupa – mohon maap. seriusan deh. tapi, kalo diliat2 lagi dan diperhatiin bener2, kaya’nya ini salah satu bentuk gombal yang mulai meluas.

gombal, sekarang ini udah jadi gombalisasi – plesetan dari globalisasi. kenapa? karena seluruh dunia sekarang GOMBAL! heheh.. abis, tiap kali gue nonton acara, atau dengerin lagu, pasti yang lakunya ga jauh2 dari soal cinta dan patah hati. udah kaya’ lagunya ERK ajah, Cinta Melulu.

gombal, siapa sih yang belum pernah? hayo.. ngaku!! kalo misal belum pernah, minimal pernah digombalin kan?? –> biasanya sih, cewek2 nih yang digombalin 😛

kalo gue pribadi sih, dulu2 gue sering banget gombal. gue gombal dengan cara bikin puisi dan juga ngasih surat2 cinta gitu deh.. 😛  tapi sekarang udah ga lagi. coz, ga tau kenapa gombal itu ilang rasanya (LOL)

sebenernya, gombal itu perlu ga sih? hmm.. kalo menurut gue pribadi, gombal itu kadang2 perlu. KENAPA? ya.. buat jadi variasi aja dalam hubungan dengan orang yang kita sayang. kalo ga gombal, ntar katanya ga romantis lah.. bla-bla-bla –> seperti yang gue alamin belakangan ini,, curcol nih 😛

tapi ya.. tetep aja, gombalnya ga boleh kelewatan. jadi, gombalnya masih dalam batas kewajaran gitu deh.. nah, kalo  udah urusan batas kewajaran, emang segimana?? hehehe.. yang tau cuman orang2 yang berkecimpung dengan ke-gombal-an itu tentunya 😉

tapi, kalo menurut gue pribadi sih, kadar kewajaran sebuah gombal itu adalah,,
1. ga lebih dari 3 hari. kalo lebih dari 3 hari, gombalnya udah ga wajar. bisa jadi, ada yang salah dengan jiwanya 😛
2. dalam 1 hari, ga lebih dari 3x gombalin orang. kalo lebih, berarti gombalnya pasti buat nutupin sesuatu. apa itu?? meneketehe! 😀
3. gombal terwujud dalam kata2 dan juga pemberian barang. selebihnya, sedikit bertanya2. ada apa gerangan??

nah, itu kan menurut gue. menurut loe pade, gimana??

Iklan

Tagged: , , , ,

§ 19 Responses to gombalisasi a.k.a. gombalisme

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading gombalisasi a.k.a. gombalisme at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: