wanita itu bernama…

April 21, 2009 § 29 Komentar

kalo aja pagi ini rumah saya ga ribut2 dengan kerepotan nyokap saya ngurusin adik saya yang paling kecil buat ke sekolah, mungkin saya ga bakal inget kalo hari ini adalah hari yang berkaitan dengan tokoh tertentu. yah, mungkin udah gampang ditebak. secara, tanggalan hari ini kan ngepas banget. tapi,, pada tau ga?

kartini. ya, hari ini adalah hari kartini. tepat 21 april ratusan tahun yang lalu, raden ajeng kartini lahir di sebuah keluarga priyayi di jepara, jawa tengah. dia kemudian berkembang menjadi tokoh pergerakan perempuan di jaman penjajahan, plus juga menginspirasi warga pribumi buat ngikutin gerakannya. dan, semua usahanya itu dia tuangkan lewat korespondensi ke sahabatnya di walanda (baca: belanda), dan akhirnya diterbitin lewat buku yang judulnya “Habis Gelap, Terbitlah Terang”.

saya agak sedikit inget (kalo ga mau dibilang lupa sama sekali), isi dari buku ituh. abis, udah lama juga saya ga baca buku ituh. terakhir kali saya baca, pas jaman saya masih skul dulu. kalo ga salah, pas jaman2 SMP-SMA. itu juga disuruh sama guru Bahasa Indonesia dan guru Sejarah. πŸ˜› still anyway,, isi dari buku ituh menarik sangat. dan, saking menariknya saya sampe lupa!Β  (doh)

nah,, beralih ke jaman sekarang, dengan ga bermaksud buat merendahkan -apalagi menistakan, udah buanyaaaakkk banget perempuan2 jaman sekarang yang punya semangatnya kartini. mereka semua berada -hampir- di semua bidang. mulai dari yang paling bahaya, sampe yang paling ga bahaya! mulai dari ujung gunung, sampe dasar laut. semua ituh saya perhatiin, dari sekian banyak berita2 yang muncul dan masuk ke inbox email sayah. πŸ˜€

yang paling signifikan dari gerakan perempuan, yang paling tinggi ya udah jelas lah,, perempuan jadi presiden. dan, itu pernah diraih sama bu megawati. selain ituh, juga ada menteri perempuan, antara lain menteri urusan wanita, menteri kesehatan, dan sempet juga menteri sosial. nah,, soal nama2nya,, saya agak lupa2 πŸ˜› –> dasar,, katanya pekerja media, tapi koq nama2 menteri ga apal? πŸ˜€

still anyway,, yang paling signifikan adalah perempuan2 yang juga bergelut di ranah maya. udah buanyak banget blogs2 yang saya kunjungin, adalah blogs2 yang ditulis dan diupdate sama para perempuan2 yang punya semangat kartini. dan, yang saya sering kunjungin adalah blogsnya ning, chika, hanny, lea, chichi, rindu, dita, ollie, yessy, lala, dan masih banyak lagi.

mereka dengan caranya masing2 ngebagi apa yang mereka pikirin, apa yang mereka lakuin, dan apa yang mereka perbuat dalam tulisan2 yang inspiratif, informatif, dan kadang2 juga ngebikin saya kagum plus geli –> πŸ˜›

contohnya ning, dia nyeritain soal kehidupan sehari-harinya sama sang Aa. kadang susah, kadang senang, dan masih banyak lagi. trus, ada chika – jurnalis yang juga rajin ngeplurk inih, tiap2 postingannya enak dibaca, ringan, dan seru. beda sama hanny, yang tiap postingannya kadang2 nggelitik saya buat bermimpi dan meninggikan cita-cita dan harapan.

lea adalah blogger yang paling dinamis yang saya ikutin. sempet ‘hilang’ selama beberapa saat, sampe akhirnya dia pun bikin postingan baru yang nyerita soal pengalamannya ngelahirin. lanjut ke chichi, ibu satu ini, setiap postingannya selalu bikin saya ngiri. karena,, dia bisa jadi lebih anak muda daripada saya! πŸ˜› sementara ollie, adalah blogger kreatif yang ternyata juga lulusan jakskul – tempat saya nimba ilmu dari sumur pengetahuan soal nulis2 dulu… πŸ˜€

rindu adalah blogger yang selalu bikin saya introspeksi dan juga ngaca. betapa saya terkadang ga mensyukurin hidup, atau lupa gitu deh.. πŸ˜€ dita, adalah blogger yang cukup menarik dan dialah salah satu pendorong saya buat punya domain name sendiri – secara ga langsung sih πŸ˜€ plus yessy, yang postingan2nya kadang bikin saya geli nahan ketawa – nginget2 foto2nya yang narsis abiss.. *becanda bu yessy!* dan last but not least, ada lala, yang sampe sekarang lagi sibuk sama projectnya buat nulis lagi… kapan nih project kita kelarnya ya, la? –> gimana mau kelar, wong mulai ajah susah! πŸ˜›

begitulah,, blogger-blogger perempuan yang punya semangat kartini buat lebih nyuarain kehendak, pikiran, dan tindakannya. ga bisa nyalurin lewat media konvensional, akhirnya mereka pun ngerambah dunia maya, lewat blogs. dan, saya salut sama mereka, karena mereka berhasil untuk tetep konsisten dan sekaligus bikin para pembacanya tertarik.. πŸ˜‰

NB: dari sekian banyak ituh,, saya baru sempet ketemu sama 3 blogger ajah!

Tagged: , , , , , , , , ,

§ 29 Responses to wanita itu bernama…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading wanita itu bernama… at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: