tak ada yang abadi

April 24, 2009 § 17 Komentar

pas nulis postingan ini pas lagi dengerin lagunya grup band yang namanya mirip sama musuhnya-kapten-hook (baca: peterpan). yang vidklipnya lumayan bagus ituh, cuman sayangnya agak lebay pas di bagian tembak2an.. 😀 still anyway,, overall bagus koq.. dan yang penting lagunya, bukan vidklip, apalagi grup band-nya

harusnya postingan ini saya buat beberapa hari yang lalu. tapi.. karena satu dan lain hal, saya baru bisa buat belakangan ini. ga laen ga bukan, ada beberapa hal yang perlu saya klarifikasi dulu. saya telusuri fakta dan juga realita yang bener2 dulu. kalo istilahnya parpol, “wait & see” untuk mendapatkan kabar yang lebih baik.. *halah*

minggu ini saya terima 2 kabar yang kurang ngenakkin di hati saya. coz, kabar2 itu rasanya menohok langsung di hati saya, meski saya ga begitu berhubungan langsung dengan kabar2 ituh. hmm.. dan, kabar2 itu adalah kabar duka cita. kabar bahwa dua orang yang cukup berperan di dalam penjelajahan kehidupan saya, lebih dulu mengakhiri penjelajahannya dan menemui Sang Khalik – ALLAH SWT, pencipta alam semesta beserta isinya.

kabar yang pertama soal Sassie Kirana. salah satu blogger yang cukup rajin bikin postingan dan juga nyebarin semangat kehidupan, meninggal di awal minggu ini. jujur, saya ngebaca berita ini pertama kali di postingannya Rindu. ga tau kenapa, meski saya belum pernah ketemu Sassie secara langsung, tapi saya langsung kalut dan mata berasa perih karena mau ngeluarin air mata. sedih rasanya di hati saya..

kabar yang kedua soal bu Hilda Rusiana. salah satu dosen favorit saya pas masih kuliah dulu di kampus poltek, meninggal beberapa hari yang lalu. saya dapet beritanya dari temen2 yang nge-SMS sampe berpuluh2 ke saya, dan bahkan juga ada yang nelepon. shock. itulah sikap pertama yang saya alamin. emang sih, saya udah tau kalo bu Hilda emang lagi sakit pada saat terakhir kali saya ke kampus dan ga ketemu dia tapi dikasitau kabarnya sama dosen2 yang laen. tapi, saya ga nyangka kalo bu Hilda bakal secepet itu untuk ngadep ke ALLAH SWT..

dua orang itu punya peranan yang cukup banyak dalam penjelajahan kehidupan saya. yang satu, selalu ngehibur saya dengan postingan2 yang berisi dengan semangat2. dan satu lagi berhasil ngebuat saya peduli dan mau untuk lebih improve dalam pembelajaran. saya pengen banget ngucapin makasih buat mereka berdua, dan berharap mudah2an mereka diberi kelancaran dan kemudahan di alam baka sana..

dua berita duka cita ini, kurang lebih bikin saya nyadar, kalo ternyata di dunia ini tak ada yang abadi. karena semua ini adalah titipan, yang setiap saat akan diambil kembali oleh Yang Maha Kuasa. dan, kita sebagai manusia cuman bisa ngerencanain, sementara ALLAH-lah yang nentuin..

*sett..!! lagi2 saya bikin postingan yang cukup berat..*

Tagged: , , , , , , , ,

§ 17 Responses to tak ada yang abadi

  • edratna mengatakan:

    Tiada yang abadi di dunia ini.
    Semoga mereka mendapat tempat yang layak di sisi Nya, dan amal ibadahnya diterima oleh Tuhan.

  • omiyan mengatakan:

    ya setidaknya kita diberikan hikmah agar bisa lebih mendekatkan diri sama Yang Kuasa karena kematian bisa kapan saja menjemput kita dan selain itu agar ktia bisa mensyukuri atas kesehatan yang diberikan selama ini, terutama buat cowok yang suka lalai alaias berhentilah merokok demi masa sekarang dan nanti

  • dindacute mengatakan:

    mbak sie………… damai di surga Illahi

  • ernit mengatakan:

    ugh, turut berduka cita ya buat keduanya…walau gw gak kenal.
    semoga amal ibadahnya diterima, amien!
    Billy jgn ikutan syedih gt donkz…
    SEMANGAT!!! 😀

  • cenya95 mengatakan:

    Hanya amal perbuatan yang tertinggal dan terkenang selalu di hati.
    Salam hangat.

  • Daniel Mahendra mengatakan:

    Turut berduka cita.
    Ya, yang paling abadi di dunia ini hanyalah perubahan itu sendiri.

  • itikkecil mengatakan:

    turut berduka cita Bil….

  • forlan mengatakan:

    tidak ada yang abadi. amal kebaikan kitalah yang akan diingat

  • mas8nur mengatakan:

    Sedih hati dan tak tahu harus gimana kalo ditinggal orang yang berperan penting dalam hidup kita. Turut berduka cita Mas……..

  • mas stein mengatakan:

    tadinya saya pikir “tak ada yang abadi” yang ngambil lirik lagunya jikustik. yang sudah habis masanya direlakan saja mas, sebagai pengingat buat kita yang ndak tau sumbu kita masih berapa panjangnya… 🙂

  • Rindu mengatakan:

    Dan napas kita pasti akan terhenti, hanya masalah waktu …. 🙂

    *jaga persahabatan dengan keep blogging yah, aga selalu ada doa*

  • Rusa Bawean™ mengatakan:

    Peterpan mode on
    hehehe
    🙂

  • ridu mengatakan:

    turut berduka cita..

    sebenernya ada yang abadi di dunia ini, yaitu perubahan hehee..

    sedih juga sih ya baca-baca postingan orang yang sudah gak ada.. beda kali rasanya kalo misalnya postingan dia itu postingan serius, kaya ngebahas politik dsb

  • Bahtiar Baihaqi mengatakan:

    Tentang Sassie Kirana aku juga baca dari Rindu. Untuk yang dosenmu, aku baru baca di sini. Untuk mereka berdua, aku bertakziah dan berdoa smoga kebaikan senantiasa menaungi mereka.

  • Billy Koesoemadinata mengatakan:

    semuanya.. makasih atas ucapan belasungkawa dan dukacita dari kalian..
    mudah2an itu jadi doa supaya mereka yang telah mendahului kita, dilapangkan di alam sana bersama Yang Maha Kuasa..

    amin..

  • galz mengatakan:

    lagu ini juga jadi backsound di video 40 hari mengenang alm. om saya yang meninggal kecelakaan pesawat aviastar di papua..hikssss….:(

    mas billy thanks for the email, buat link exchange..

  • IndaH mengatakan:

    Sebelumny ikut turut berduka cita ya mas…karena aku jg pernah merasakan kehilangan orang yg aku sayangi…dan semenjak itu aku percaya kalau di dunia ini tak ada yang abadi…

    I LOVE MY HUSBAND…
    Ya Allah ampuni smua dosa2 Suami Ku, Terimalah segala amal Ibadahny, Jauhkan Dia dr segala siksaan Api Neraka dan Berikan Dia Kebahagian Yg Abadi Di Surgamu…
    Dan pertmukan lah kami kelak d Syurga Firdaus…Amin…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading tak ada yang abadi at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: