cokelat-addict

Februari 9, 2011 § 16 Komentar

Kalo ditanya saya paling suka ketagihan soal apa, ya salah satunya adalah cokelat. Makanan yang dibuat dari tanaman cokelat alias kakao ini entah kenapa selalu bisa bikin saya pengen makan lagi, lagi, dan lagi. Mau itu bentuknya batangan, buletan, besar, kecil, dicampur atau murni, pokoknya dia terbuat atau mengandung cokelat, ya pasti saya makan. Itu makanya kalo ada temen atau kenalan yang punya rezeki keluar negeri, dan pulang lagi, secara ga langsung saya berharap dapet kecipratan oleh2 cokelat.:mrgreen:

Kenapa sih saya bisa suka dan ketagihan cokelat? Hmm.. saya sendiri sulit jawabnya, coz itu sepertinya emang udah dari kecil sih saya suka banget sama cokelat. Rasanya, dulu kalo ditanya mau dikasih hadiah apa, ya jawabnya pasti ga jauh2 dari cokelat. Rasanya itu lho, pait-pait manis tapi yummy dan bikin seru di mulut. Hmmm…

Dan, cokelat macam apa yang saya suka? Truly, saya suka pure white chocolate atau pure dark chocolate. Kedua jenis cokelat itu bener2 pure, dalam artian ga dicampur sama kacang, kismis, dll. Cuma cokelat yang dibentuk dalam batangan atau balok. Kalo yang white chocolate rasanya manis-manis lembut gitu, dan katanya dibikin dari susu putih, sementara kalo yang dark chocolate itu rasanya lebih pait ketimbang cokelat jenis lainnya — tapi saya ga tau dibuatnya dari apa.๐Ÿ˜› Etapi, biarpun saya suka yang pure, bukan berarti yang kalo dicampur ga suka yaa..:mrgreen:

Kalopun cokelatnya dibuat meleleh dalam bentuk minuman atau saus buat puding gitu, saya juga tetep suka koq. Tapi, saya lebih suka sama cokelat yang dalam bentuk batangan. Kenapa? Karena saya suka saat gigit cokelat di mulut, trus diemut, dan ngerasain sensasinya meleleh di atas lidah. Wah,, pokoknya rasanya nikmaaattt banget.

Mungkin karena sensasi itu kali ya, makanya saya suka ketagihan buat makan cokelat lagi, lagi, dan lagi. Pernah, waktu ada event cokelat di Senayan City pas Februari 2010 kemaren, saya ikutan tuh kan. Di event itu soalnya dengan ‘cuma’ bayar 10ribu rupiah doang, bisa makan cokelat sepuasnya! Hihihi,, lumayan lah, kurang lebih 30 menit saya di arena event itu buat makan cokelat sepuasnya, mulai dari cokelat batangan, butiran, saus, dll. Pokoknya, sampe kenyang!

Ga takut rusak gigi? — Yep, pertanyaan itu seringkali saya dapetin dari orang2, dan saya selalu jawab gini: asal setelah makan cokelat ga ada sisanya di gigi, ya jangan takut buat makan cokelat. Apalagi, kalo sering sikat gigi, kumur-kumur, dll.

Mudah-mudahan, deket-deket ini ada yang mau ngasih saya cokelat.:mrgreen: *ngarep*

NB: gambar dicomot dari sini.

Kalo kamu, suka makan cokelat juga ga?

Tagged: , ,

§ 16 Responses to cokelat-addict

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading cokelat-addict at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: