Lampu Sen Bukan Sekadar Aksesori

Agustus 19, 2011 § 16 Komentar

Tau lampu sen kan? Atau dikenal juga dengan lampu sein, atau lampu sign, adalah lampu yang (seharusnya) ada di setiap kendaraan, baik itu kendaraan roda dua, maupun roda empat. Gunanya buat ngasih tanda kalo pengendara mau belok, menepi, atau tanda bahaya/darurat. Letaknya ada di depan dan belakang kendaraan, masing-masing ada 2 – kanan dan kiri, sesuai arah belok/tepi.

Lampu sen ini digunakannya dengan cara dinyalain, dan nanti bakal kedip2 sesuai arah belok/tepi. Tapi kalo lagi mau ngasih tanda bahaya/darurat, lampu sen-nya dinyalain dua2nya – kebanyakan sih, mobil yang bisa begini, sementara motor masih jarang yang bisa nyalain lampu sen dua2nya sekaligus. Dan, pada saat mau belok/nepi, lampu sen yang dinyalain bakal nyala depan dan belakang sekaligus.

Terus, apa jadinya kalo lampu sen ga nyala? Pastinya, si pengendara ga bisa ngasitau pengendara kendaraan lain di depan dan atau di belakangnya. Dan, ga jarang kalo lampu sen ga nyala bisa jadi ada tabrakan. Bisa fatal, ataupun sekadar lecet.

Ada beberapa faktor kenapa lampu sen ga nyala. Bisa jadi karena emang lampu sen-nya mati, rusak gitu deh. Bisa jadi juga, karena si pengendara lupa – atau tepatnya abai, buat nyalain lampu sen pada saat dia mau belok atau nepi. Dan, faktor kedua itulah yang fatal. Karena bener2 bisa nyebabin kecelakaan.

Sepanjang pengalaman saya menjadi pengendara sepeda motor, udah beberapa kali saya kena getah para pengendara kendaraan yang lupa nyalain lampu sen – mau itu sesama pengendara motor juga, ataupun pengendara mobil. Kena getahnya yaitu jatoh, kesenggol, atau bahkan ditabrak – yang untungnya jarang, dan jangan sampe sering. Tapi, ada juga kena getah yang cukup sering, yaitu, hampir ditabrak.

Saya ga tau siapa yang sebenernya salah, apakah saya yang terlalu inisiatif buat tetep jalan lurus, atau pengendara kendaraan lain yang lupa ngasih lampu sen pada saat mau belok/nepi. Tapi ya, satu hal yang pasti lampu sen itu ada di kendaraan bukan buat sekadar jadi aksesori pelengkap kendaraan. Dan, kadan kita lupa buat make lampu sen itu dengan benar.

NB: gambar lampu sen itu, milik jawir2010 dari flickr — hasil saya nemu via google images.

Tagged: , , , , , ,

§ 16 Responses to Lampu Sen Bukan Sekadar Aksesori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Lampu Sen Bukan Sekadar Aksesori at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: