Underworld: Awakening, Setelah 12 Tahun Berlalu

Februari 26, 2012 § 6 Komentar

image

Vampir vs. Werewolf. Kondisi itu selalu bisa dijadikan komoditi menarik untuk sebuah hiburan dalam bentuk film. Sebut saja seperti seri Twilight, Van Helsing, sampai dengan seri Underworld. Khusus untuk judul terakhir, itulah yang akan dibahas di blogpost ini.

Sejak seri pertama, Underworld, sudah diceritakan perseteruan antara 2 “spesies” kaum abadi yang saya sebutkan di awal tadi. Dan, saya mulanya tidak menganggap serius untuk menonton film ini. Apalagi ditambah saat melihat trailernya, malas rasanya untuk menonton film yang (hampir) pasti akan (selalu) bersetting malam hari di bioskop. Singkat kata, malas nonton film gelap di tempat gelap.
:p

Tapi toh pada akhirnya, ada saja yang menyebabkan saya nonton  film Underworld. Kemudian sekuelnya. Sekuel keduanya (atau tepatnya disebut prekuel). Serta sekuel ketiganya (film keempat di seri Underworld), yang menjadi judul blogpost ini.

Oke. Prolognya sudah kepanjangan nampaknya… :p

Singkat kata, di film keempat seri Underworld ini, masih bercerita tentang Selene, vampir wanita dan kejadian di sekelilingnya. Jika di film pertama & kedua diceritakan bahwa kaumnya berperang dengan werewolf/lycans, maka di film keempat ini Selene – kaum vampir, & juga kaum lycans berperang melawan manusia yang ingin memusnahkan mereka. Yah, setidaknya itu yang diceritakan sejak permulaan film ini. *spoiler alert*

Lalu Michael Corvin masih ada? Tenang.. Tokoh itu masih ada — sampai kemudian ia dan Selene terpisah dalam sebuah penyergapan oleh sekelompok tim buru sergap.

Dari sini cerita dimulai…

Dalam kondisi dibekukan, Selene mendapat penglihatan kabur akan seseorang atau sesuatu sedang membebaskan dirinya dari pembekuan. Dan sudah bisa ditebak, jika kemudian ia pun bebas, dan bisa melarikan diri dari tempat pembekuannya, serta mengejar ‘penolongnya’ yang belum ia ketahui apa/siapa.

Dalam pelariannya, Selene pun tahu bahwa 12 tahun telah berlalu sejak penyergapan pada dirinya dan Michael. Banyak hal berubah seperti vampir & lycan yang bersembunyi, agar tak musnah diburu manusia.

Fakta lainnya yang juga kemudian ia ketahui adalah penglihatan yang ia dapatkan karena ia memiliki ‘hubungan’ dengan penolongnya. Semula, ia berpikir Michael-lah yang menolongnya. Tapi nyatanya bukan.. Melainkan seorang gadis kecil.

Selene bersama gadis itupun kemudian ditolong salah satu kelompok vampir yang masih bertahan dalam persembunyian. Nahas, sekelompok lycans menyerbu persembunyian itu dan banyak vampir terbunuh. Gadis itupun dibawa kabur oleh para lycans.

Di titik ini saya berpikir bahwa gadis itu akan dijadikan “obat” bagi para lycans.. Kenapa? Karena gadis itu adalah hybrid – perpaduan lycans dan vampir. Sama seperti Michael Corvin.

Dan dari sini mulai menebak-nebak plot lanjutannya..

Singkat kata, Selene pun bekerjasama dengan salah satu petugas kepolisian untuk menyelamatkan gadis itu. Di situ ia tahu bahwa proses pemburuan terhadap lycans sudah lebih dulu dihentikan. Dan, rekomendasi penghentian itu diterbitkan oleh tempat di mana Selene dibekukan!

Asumsi pun terbit. Curiga pun timbul. Dan rencana dibuat.

Selene pun menyerbu tempat ia dibekukan untuk menyelamatkan gadis itu. Berbekal granat uap perak & peluru perak, ia berhasil menyelusup dan menyelamatkan gadis kecil dari para penyekapnya yang ternyata adalah para lycans yang mencari cara agar bisa tahan dari semua bentuk serangan dengan berkedok tempat riset.

And that’s the main story.. *terlepas dari  kemungkinan bakal ada film kelima di seri itu — berdasar ending film keempat*

Secara cerita, meski “agak” sederhana, tapi filmnya ngetwist dari rilis cerita yang diterbitkan & dimuat di mana-mana. A good strategy, I suppose.

Fighting scene-nya juga oke. Begitupun dengan latar musik dan beberapa ilustrasi pendukungnya. Pas!

Jadi, buat saya, Underworld: Awakening ini nilainya 8 dari nilai terbesarnya 10.

Oiya, satu hal yang saya perhatikan dari film ini adalah… cerita di dalam film itu sepertinya “cuma” berlangsung dalam 2 malam & 1 hari.. :mrgreen:

Kamu udah nonton belum?

Iklan

Tagged: ,

§ 6 Responses to Underworld: Awakening, Setelah 12 Tahun Berlalu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Underworld: Awakening, Setelah 12 Tahun Berlalu at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: