The First 366 Days

Maret 26, 2012 § 9 Komentar

Hari ini, genap 366 hari usia pernikahan saya dan istri saya. Kenapa 366 dan bukannya 365? Karena kemaren pas Februari kena tanggal kabisat. Jadilah, setaun pertama pernikahan saya, kenanya 366 hari.🙂 Walau begitu, ga berasa lho ternyata udah 366 hari.. Karena, setaun itu rasanya singkat banget!

Lucu rasanya kalo inget-inget perjalanan menuju hari ini. Iya, jalannya penuh dengan perjuangan dan juga menguji daya tahan masing-masing. Baik itu secara psikis, maupun juga fisik. But in positive meanings..

Hampir semuanya dilakukan secara bertahap dan juga Alhamdulillah dimudahkan oleh ALLAH SWT. Mulai dari lamaran, pertemuan orang tua, trus bikin anggaran sendiri, beli kain dan cari model buat baju nikahan, beli mas kawin, cari-cari mobil pinjeman (dan nyetir sendiri), dan tentu saja dukungan yang penuh pengertian dari orangtua saya dan juga orangtua istri (serta keluarga besar masing-masing). Plus, ga lupa sedikit “bantuan” dari beberapa teman-teman, termasuk kehadiran di saat akad nikah. Alhamdulillah..

Dan itu terjadi kurang lebih setaun yang lalu…

Kalo diinget-inget, perjalanan saya dan istri sejak pertama kali bertemu hingga kemudian nikah itu agak-agak panjang. Dimulai dari kegiatan mahasiswa (yang saya jadi project officernya), sampai kemudian momen titip buku (iya, titip buku kuliah macam-macam episode sinetron gitu), lalu sering aktif di kegiatan kampus bareng, sempet jauh-jauhan juga, dan akhirnya jadian, pacaran, LDR-an (iya, pernah LDR juga), deket-deketan lagi, dan (kemudian) menikah.

Kalo dihitung sejak pertama kali ketemu di sekitaran bulan September 2005, mungkin sampai tanggal nikah kemarin berarti sudah kenal dan saling tahu sekitar 5,5 tahun lamanya. Tapi, kalo dihitung dari pertama kali dekat dan sering kerja bareng di kegiatan mahasiswa, mungkin bisa dibilang hampir 5 taun. Dan, kalo dihitung dari sejak jadian (di mana saya nembak dan diterima), berarti 3 tahun 11 bulan lewat beberapa hari.

Dan sekarang, 366 hari pertama dalam perjalanan yang “baru” sudah dilewati, dan menuju hari-hari perjalanan berikutnya.

Banyak mimpi dan rencana yang sudah direncanakan bersama-sama. Ada yang sudah terealisasi, ada juga yang belum terealisasi. Apapun, semuanya merupakan rencana bersama yang memerlukan kerjasama yang baik. Saling dukung, pengertian, serta tentunya saling mengingatkan.

Termasuk, saat menanti kelahiran anak pertama kami..

Love you so my wife..

Terima kasih atas ucapan dan segala doa dari teman-teman semua.. 🙂

Tagged: , ,

§ 9 Responses to The First 366 Days

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading The First 366 Days at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: