Tarif Parkir Naik, Trus..?

November 8, 2012 § 9 Komentar

Buat sebagian penduduk Jakarta, 2 bulan terakhir ini pasti mulai merasakan ada yang sedikit berbeda. Bukan, bukan soal pejabat gubernurnya yang baru – kalo itu sih dirasakan sama semua penduduknya, tapi buat penduduk Jakarta yang biasa menggunakan kendaraan pribadi dari dan ke tempat beraktivitas-tempat tinggal. Yep, saya lagi ngomongin soal parkir.

Tarif parkir di kota Jakarta sejak awal Oktober lalu sebenernya udah naik lho. Ada peraturan daerahnya, yakni Peraturan Gubernur no.120/2012. Berdasar sumber di sini, isinya kurang lebih sbb:

Berikut ini tarif parkir sesuai dengan Pergub terbaru tersebut:

  • Kendaraan sedan, jeep, minibus, pick up dan sejenisnya. Pada pergub lama tarifnya Rp 1.000-2.000 untuk satu jam pertama, dalam pergub yang baru naik jadi Rp 3.000-5.000 satu jam pertama. Sedangkan untuk jam berikutnya, untuk tarif lama Rp 1.000-2,000, sekarang naik jadi Rp 2.000-4.000 untuk setiap jam berikutnya. Kurang dari satu jam akan dihitung satu jam
  • Kendaraan bus, truk dan sejenisnya. Tarif lama Rp 2.000-3.000 satu jam pertama, pergub yang baru naik jadi Rp 6.000-7.000 untuk satu jam pertama, untuk jam berikutnya dalam tarif yang lama Rp 2.000, saat ini naik jadi Rp 3.000.
  • Kendaraan sepeda motor, dalam tarif yang lama Rp 500 per jam, sekarang naik Rp 1.000-2.000/jam.

Kurang lebih, tarifnya naik jadi 2x lipat daripada sebelumnya. Dan, sedikit banyak itu berasa lho. Iya, berasa. Biasanya yang kalo bayar parkir di hari kerja sekitar 5-6ribu untuk sekitar 9-10 jam per harinya, jadi 10-11ribu dengan durasi yang sama per harinya. Bayangin aja kalo seminggu, yang semula abis “cuma” 25-30ribuan, jadi 50-60ribuan. Kalo sebulan? Tinggal dikali 4 aja deh tuh.. udah sebanyak anggaran makan siang saya.

Ya.. berat sih engga ya, karena masih mampu. Ciyeeeh. Tapi ya, kenaikan tarifnya emang berasa sih, karena pengeluarannya jadi bertambah. Beruntunglah bagi karyawan yang kantornya memberikan reimburse untuk pengeluaran parkir karyawannya seperti kantor saya. Kalo yang ga menyediakan, tentunya bisa jadi protes ke pengelola parkir gedung atau kantor. Tapi saya kurang tahu deh, sama yang udah bayar parkir langganan. Bisa jadi, ada penyesuaian juga.

Anyway, selain dengan pengeluaran yang bertambah, ada lho dampak lain dari kenaikan tarif parkir ini. Yakni, jalan raya jadi ga seramai seperti sebelum saat tarif parkir belum naik. Terutama di jam-jam sibuk berangkat/pulang kantor. Setidaknya, itu sih yang saya rasakan.:mrgreen:

Kalo kamu, setelah tarif parkir naik apa yang kamu rasakan?

Tagged: , , , , ,

§ 9 Responses to Tarif Parkir Naik, Trus..?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Tarif Parkir Naik, Trus..? at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: