Tangkuban Parahu, the experience

Mei 20, 2013 § 16 Komentar

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Akhirnya seumur-umur sempet juga dateng ke Tangkuban Parahu di Bandung. Ternyata kalo dari tengah kota, perjalanan darat pake mobil kalo masih pagi banget berangkatnya, ditempuh sekitar 1 jam perjalanan — padahal pas wiken. Entahlah kalo udah siang atau pas wiken siang.

Sampe sana masih sepi, kebanyakan kios-kios juga belom buka, tapi itulah serunya. Jadi bisa lebih menikmati pemandangan di Tangkuban Parahu, salah satu gunung di Jawa Barat yang punya beberapa legenda — salah satunya legenda Sangkuriang dan Dayang Sumbi.

Waktu ke sana kemaren pas lagi 2 minggu di Bandung itu, dan sekalian sama Dean & Danielle. Tiketnya juga hitungannya murah, 10ribu buat mobil, 13ribu buat turis lokal, dan 50ribu buat turis mancanegara. Murah, banget.

Oiya, di sana ada beberapa objek buat dikunjungin mulai dari Kawah Ratu — yang paling besar dan utama, trus ada Kawah Upas — kemaren pas ke sana sayangnya masih tutup karena kepagian, trus ada Mata Air Cikahuripan (CMIIW namanya) dan gua peninggalan (entah jaman kapan) — yang lagi-lagi masih tutup karena kepagian.

Kapan-kapan ke sana lagi ah, sama istri dan juga anak.πŸ™‚

Tagged: , , , , ,

§ 16 Responses to Tangkuban Parahu, the experience

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Tangkuban Parahu, the experience at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: