Setelah Lebaran…

Agustus 13, 2013 § 9 Komentar

Sepi. Menurut saya satu kata itu cukup mewakili suasana setelah lebaran. Terlepas itu di kota atau lokasi manapun, tapi tetap saja sepi. Entah itu sepi di luar, ataupun di dalam hati. *halah*

Buat yang tinggal di kota-kota besar, kemungkinan besar sepi dirasakan di jalanan. Yang biasanya bisa macet-macetan sampai berjam-jam, sekarang mungkin hanya maksimal sejam. Selebihnya? Sepi di jalanan, lancar sampai tujuan.

Buat yang masih di perjalanan kembali ke kota tempat aktivitas, juga bisa jadi merasakan sepi. Kenapa? Karena mereka stuck di perjalanan. Sepi karena campur aduk antara lelah dan juga hendak segera sampai di tujuan. Sepi karena sudah kembali jauh dari keluarga besar.

Buat yang tetap di kota beraktivitas sejak sebelum Lebaran – tidak pulang kampung, sepi juga dirasakan karena kini tak lagi mendengarkan khidmatnya aktivitas di masjid/mushola terdekat. Sepi karena tak ada lagi kembang api yang menyemarakkan langit malam. Sepi karena tak ada tukang jualan takjil di pinggir jalan menjelang waktu berbuka.

Saya sendiri merasakan sepi. Sepi di jalanan – yang masih saya syukuri sebelum beberapa hari lagi bakal macet/ramai lagi. Sepi juga di dalam hati, karena ada perasaan kerinduan yang tak bisa dijelaskan akan suasana bulan Ramadan.

Dan mudah-mudahan blog ini juga ga sepi meski udah beberapa hari sepi postingan. *eh*

Tagged: , , ,

§ 9 Responses to Setelah Lebaran…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Setelah Lebaran… at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: