Totalitas Dimulai Sejak Awal

Oktober 1, 2013 § 11 Komentar

Jelang Pentas oleh Albertus Widi di Dji Sam Soe Potret Mahakarya Indonesia. klik untuk info lebih lanjut

Jelang Pentas oleh Albertus Widi di Dji Sam Soe Potret Mahakarya Indonesia. klik untuk info lebih lanjut

Salah satu ajaran yang cukup saya ingat dari Ayah saya adalah, perlunya totalitas dalam melakukan sesuatu. Singkatnya, jangan tanggung. Kalo sudah niat buat melakukan sesuatu, ya lakukan sepenuh hati dari awal sampe akhir.

Salah satu hal yang perlu dilakukan dengan totalitas adalah persiapan yang mencakup perencanaan. Perencanaan yang baik, tentu akan membuat kita lebih yakin dan sepenuh hati – total dalam menjalankan sesuatu, sehingga tak ada keraguan.

Gagal dalam perencanaan sama artinya dengan berencana untuk gagal.

Sebagian orang mungkin akan memandang skeptis tentang totalitas, terutama sejak awal. Buat apa total sejak awal, toh nanti pada pelaksanaan pasti ada faktor X yang mempengaruhi. Yep, pendapat seperti itu tak jarang saya temui.

Totalitas sejak awal buat saya sama artinya dengan membangun fondasi yang kuat untuk melakukan sesuatu. Ibarat sebuah rumah, fondasi yang terencana dengan baik karena totalitas, akan membuat rumah tersebut tahan lama. Kelak, jika diperlukan beberapa penyesuaian terhadap rumah tersebut, maka fondasi tersebut takkan perlu diubah banyak karena sudah tentu menjadi penyokong yang kuat.

Lain lagi jika diibaratkan sebuah pertunjukan, maka totalitas sejak awal dapat dicontohkan pada memperhatikan detail hingga membuat beberapa pilihan skenario jalannya acara. Pada pertunjukan seperti wayang orang dan juga teater, totalitas sejak awal dapat dilihat secara jelas pada persiapan kostum, make up, hingga konfirmasi ulang mengenai susunan kemunculan seorang tokoh atau pergantian babak.

Mungkin susah untuk memulai totalitas sejak awal, namun itu bukan berarti hal yang mustahil dilakukan. Apabila dilatih untuk dijalankan berkali-kali, maka kelak sikap tersebut akan menjadi sebuah kebiasaan. Sebuah sikap yang menunjang proses pembangunan karakter untuk menjadi lebih baik.

Menurut kamu gimana?

NB: Blogpost ini tengah saya ikutsertakan pada Blogging Competition Dji Sam Soe Potret Mahakarya Indonesia.

Tagged: , , ,

§ 11 Responses to Totalitas Dimulai Sejak Awal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Totalitas Dimulai Sejak Awal at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: