Geocell: Si Tangguh Penahan Beban

November 17, 2013 § 1 Komentar

Minggu yang lalu saya melakukan kurang lebih 4 kali perjalanan jarak jauh dari Jakarta. Bandung dan Tasikmalaya, adalah kota-kota yang saya kunjungi. Mau tak mau, karena saya bukan konglomerat yang punya pesawat pribadi, alhasil saya pun menggunakan jalan darat melalui jalan raya dan jalan tol, karena mau naik kereta api, agak khawatir sama jadwalnya yang bisa mendadak ngaret.

Sepanjang 4 kali perjalanan jarak jauh itu, mau tak mau saya merasakan berbagai macam kondisi jalanan. Dari jalan lurus, berkelok, mulus, hingga berlubang-lubang, dan perbaikan! Bayangkan, di saat musim hujan seperti ini, masih saja ada perbaikan jalan yang memakan beberapa ruas jalan sehingga mengakibatkan perjalanan sedikit terhambat. Belum lagi, jalan berlubang yang cukup berbahaya apabila dalam atau pengemudi kendaraan kurang lihai sehingga terjerembap yang bisa menyebabkan kerusakan minor pada kendaraan.

Perbaikan pada jalan raya, maupun juga jalan bebas hambatan (jalan tol) menurut saya pribadi bisa dikurangi frekuensinya atau bahkan dihindari sama sekali. Nah, salah satunya pasti dengan menggunakan produk teknologi terkini. Salah satunya adalah geocell – seperti yang pernah saya sebutkan di blogpost saya sebelumnya.

Yups, di salah satu paragraf saya sebutkan bahwa Geocell lebih sering digunakan dalam pembuatan lapisan jalan raya. Berhubung saya penasaran, maka saya pun cari tahu lebih banyak soal ini. Berdasar info dari salah satu kenalan saya – David Mulyono, Geocell ini bisa nambah dan bikin stabil daya dukung pada struktur tanah yang lemah, secara efektif dan long term. Selain itu, Geocell juga bisa mendistribusikan beban lateral secara merata pada tanah yang daya dukungnya rendah. Sederhananya, beban terbagi rata, sehingga tidak ada potensi amblas pada salah satu titik. Kebayang dong, jalan raya atau jalan tol dilewatin mobil truk angkut, trus macet. Kalo udah gitu dan sering, titik-titik tertentu di jalan raya bisa amblas atau rusak. Atau lapangan parkir terbuka tuh, kadang suka ketemu kan titik-titik yang mulai amblas ke dalam tanah karena keseringan jadi tumpuan ban mobil. Nah, kalo pake Geocell tentunya areal parkir lebih rata dan ga bakal amblas.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Lebih lanjut, saya kemudian jadi tahu kalo Geocell juga bisa ngejaga pergerakan tanah secara horizontal maupun juga vertikal. Hal ini tentu berguna banget pada aplikasi Geocell di pembuatan lapisan jalan raya, maupun juga buat dinding sungai penahan erosi seperti yang udah saya tulis di blogpost sebelumnya. Dipikir-pikir, seru juga teknologi Geocell ini kalo diterapkan di seluruh aspek pekerjaan umum seperti pembangunan jalan raya – terutama pembangunan jalan raya baru, jalan tol baru, atau perbaikan jalan yang sudah rusak. Tentunya, bikin sekali bagus di awal dan kemudian awet, bakal lebih mempermudah pekerjaan selanjutnya kan karena maintenance untuk merawat agar tetap berfungsi baik tentunya lebih murah ketimbang tambal sulam – berkali-kali secara berkala. (perbaikan jalan rutin itu ya aneh menurut saya sih)

Geocell sebagai salah satu inovasi ilmu pengetahuan teknologi terkini, sudah seharusnya jadi jalan keluar bagi perihal pekerjaan umum. Bukan cuman pekerjaan perbaikan, melainkan juga permulaan untuk pekerjaan umum yang baru. Karena aplikasi dari Geocell ini tak hanya bisa diterapkan pada jalan raya, tapi juga bisa diterapkan pada pondasi jalur kereta api, pondasi jalur pipa, dan lain-lain. Ga salah kan kalo kemudian Geocell ini disebut sebagai si tangguh yang dapat menahan beban.

Kalo penasaran sama Geocell ini, selain bisa ditanya-tanya lebih jauh sama Litbang Kementerian PU, juga bisa sama David Mulyono ini lho..

Jadi penasaran, Geocell ini bisa diterapkan buat pekerjaan pembangunan kompleks hunian gitu juga ga ya?

NB: Blogpost ini tengah saya ikutsertakan pada Sayembara Penulisan Blog 2013 Balitbang PU, Kementerian Pekerjaan Umum, Republik Indonesia.

Tagged: , , , , ,

§ One Response to Geocell: Si Tangguh Penahan Beban

  • Natalia mengatakan:

    Wohh.. baru tahu ada teknologi kayak gini.. menarik juga, dan sepertinya memang bermanfaat. Eh ada gak salah satu jalur jalan yang beneran sudah pakai geocell ini? Infonya cari di mana ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Geocell: Si Tangguh Penahan Beban at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: