Siapa Mau Tinggal di Sinar Mas Land?

November 26, 2013 § 7 Komentar

Pertengahan tahun 2004 saya hijrah ke Jakarta untuk melanjutkan kuliah. Di saat itu saya masih “hijau” akan Jakarta dan sekitarnya. Bisa dibilang, salah naik bus atau baru pertama kali naik bus ke jurusan yang baru saja, saya akan ketakutan setengah mati akan nyasar dan ga bisa pulang. Maklum, ada semacam “culture shock” yang saya alami dengan perpindahan dari sebuah kota madya ke kota metropolitan.

Berkat pindah ke Jakarta pula saya mulai sering mendengar mengenai Sinar Mas Land. Pada waktu itu, beberapa teman kampus saya ada yang tinggal di Serpong, Tangerang, Depok, Bogor, dan Bekasi. Saya sendiri yang masih “hijau” akan Jakarta, hanya bisa manggut-manggut ketika mereka berbicara mengenai kawasan-kawasan seperti BSD City, Grand Wisata, Legenda Wisata, dan lain-lain yang menjadi proyek hunian dari Sinar Mas Land.

Moda transportasi yang beragam, kawasan perumahan yang tertata, kawasan pelayanan terpadu, adalah sebagian dari konsep kawasan yang jadi salah satu model hunian impian saya. Dan itulah gambaran yang saya dapatkan dari cerita-cerita mengenai Sinar Mas Land.

Berkat penasaran dan ingin tahu lebih jauh, saya pun coba mengunjungi sendiri kawasan terpadu yang masih grup dari Sinar Mas Land. Saya mengunjungi BSD City & Legenda Wisata sebagai dua dari sekian banyak proyek hunian yang dikembangkan oleh Sinar Mas Land. Ternyata benar seperti cerita yang telah saya dengar, kawasan-kawasan tersebut merupakan kawasan terpadu: ada hunian, tempat belanja kebutuhan sehari-hari, akses transportasi (jalan raya, jalan perumahan, maupun juga shuttle bus), hingga sekolah, taman bermain, dan area terbuka hijau.

Peta BSD City - contoh pengembangan kawasan hunian terpadu milik Sinar Mas Land

Peta BSD City – contoh pengembangan kawasan hunian terpadu milik Sinar Mas Land

Kota satelit – kalo merujuk istilah yang saya pelajari sewaktu sekolah dulu. Adalah sebuah kota yang berada di sekitar kota utama, namun memiliki fasilitas-fasilitas mandiri yang membuat warganya tak selalu tergantung kepada kota utama. Proyek-proyek hunian: residensial maupun kawasan dari Sinar Mas Land menurut saya berjenis kota satelit ini.

Salah satu hal yang patut dicermati dari kota satelit – kawasan terpadu di Sinar Mas Land ini adalah.. kualitas kehidupan dari para penduduknya. Seperti sudah diketahui, masih di dalam satu kawasan hunian saja, seluruh kebutuhan dapat terpenuhi. Sudah hampir dapat dipastikan, warganya akan lebih kecil risiko dari stress, terhindar dari kemacetan tak perlu, serta diliputi rasa aman.

Bisa dibayangkan jika menjadi penduduk dari kawasan terpadu Sinar Mas Land itu, kegiatan hariannya apabila tak ke kota utama adalah bangun pagi disuguhi matahari cerah dan kawasan terbuka, lalu ke pusat perbelanjaan atau mengajak main keluarga, atau mengantar ke pusat pendidikan seperti sekolah dan universitas. Ga perlu takut nyasar karena salah bis. Ga perlu juga bermacet-macet ria di perjalanan jauh. Hidup rasanya lebih tentram.

Saya sendiri, sebagai warga ibukota Jakarta punya mimpi untuk memiliki properti di kawasan terpadu Sinar Mas Land. Bukan sekadar untuk “menyingkir” dari ibukota, melainkan juga untuk mendapatkan best living moment bersama keluarga. Jadi, kalo ditanya “Siapa mau tinggal di proyek huniannya Sinar Mas Land?” Saya pasti bakal (ikutan) jawab “SAYA MAU!”

Kalo kamu, mau ga tinggal di proyeknya Sinar Mas Land?

NB: blogpost ini tengah saya ikutsertakan di Sinar Mas Land Writing & Photo Contest 2013.

Tagged: , , ,

§ 7 Responses to Siapa Mau Tinggal di Sinar Mas Land?

  • Billy Koesoemadinata mengatakan:

    *ngumpulin receh buat beli rumah di BSD City* *pengen*

  • Semoga kawasan lain bisa segera menyusul

  • Pista Simamora mengatakan:

    Semoga kawasan perumahan lain juga seperti itu ya

  • @kapkap mengatakan:

    Saya tinggal di kawasan perumahan punya Sinarmas Land, hehehe.

    Alhamdulillah nyaman, adem, dan transportasi dari BSD menuju Jakarta tersedia; baik yang pribadi (tol) dan publik (HIDUP TransBSD dan KRL!) Sejauh ini kami para penduduk BSD cukup seneng dengan lingkungan BSD karena pengembangan kotanya masih “waras”, alias memikirkan faktor manusianya. Ada dua taman kota (dan kabarnya akan ada satu taman kota lagi) dan pembangunan perumahan dan mall masih mengikuti tata kota dan faktor lingkungan.

    Ada sih, deg-degan karena ada sedikit area rawa yang diurug deket sungai, tapi semoga itu jadi prasangka buruk saja (Astaghfirullah) dan pihak Sinarmas bisa kompensasi dengan membuat area serapan air yang jauh lebih baik🙂 Sejauh ini seneng karena walopun mereka membangun apartemen dan mall gede, kabarnya mereka juga ngebangun taman kota, pasar modern, dan terminal tambahan. Alhamdulillah dari segi ruang publik, kita sudah ada😀 Di setiap komplek perumahan juga disediain taman dan bahkan ada danau. Sekolah udah berderet dari playgroup sampe universitas.

    Yaaa, tentu aja ada sedikit faktor minusnya ya😄 Karena namanya juga kota masih berkembang dan banyak pembangunan sana-sini, banyak truk pula bolak-balik di jalan utama. Ampun deh, hahahaha. Pernah sekali ada pembangunan di komplek rumahku, dan kita para warga udah kompakan mau protes ke pihak Sinarmas kalo truk dibiarin lewat jalan utama komplek. Berkat meeting warga dan obrolan semalam suntuk lewat WhatsApp group ibu-ibu komplek (hehehe) akhirnya diakomodir oleh pihak Sinarmas😄

    Semoga Billy dan keluarga dimudahkan jalan dan rejekinya untuk bisa tinggal di BSD City. Insya Allah nyaman untuk membesarkan anak, Bil🙂 Itu juga yang aku rasain dalam membesarkan Wira.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Siapa Mau Tinggal di Sinar Mas Land? at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: