Pilihan Untuk Indonesia

Mei 29, 2014 § 1 Komentar

Sekali-sekali, ikutan arus ah nulis soal politik.😛

Jadi, tahun 2014 ini banyak yang bilang sebagai tahun politik. Ga lain, karena ada rangkaian pemilihan umum-pemilihan presiden yang diselenggarakan dengan jeda beberapa bulan saja. Tentunya, rangkaian pemilihan tersebut juga dimaksudkan untuk mengganti para wakil rakyat yang duduk di dewan, serta pemimpin negeri.

Buat saya pribadi, tahun 2014 ini (kalo ga salah itung) keikutsertaan saya yang ketiga kalinya dalam rangkaian pemilihan tersebut. Pertama terjadi di 2004, kedua di 2009, ketiganya ya di 2014 ini. Dari 3x ikut serta di ajang demokrasi terbesar di negeri ini, baru tahun 2014 ini saya melihat dengan nyata betapa terjadi “pembelahan” antara satu pihak dan pihak yang lainnya.

Mohon diperhatikan, kata pembelahan saya tulis dalam tanda kutip. Tak lain karena mungkin hal tersebut tak terlihat oleh mereka yang tenggelam di salah satu pihak, dan atau mungkin dulu saya abai dengan kondisi ini.:mrgreen:

Oiya, saya ga nulis siapa yang bakal saya dukung atau siapa yang saya ga dukung di postingan ini. Saya nulis postingan ini lebih karena saya gemas sekaligus tergelitik dengan mereka yang begitu gencarnya menyebarluaskan (kalo ga mau disebut ‘fanatik’) mengenai calon yang mereka pilih. Dan saya menemukannya hampir di seluruh jejaring (baik online maupun offline) yang saya ikuti. Iya, jejaring online maupun offline. Kalo pinjem bahasanya Pak Pres 2004-2014 mungkin bisa disebut sebagai keprihatinan.

Gemas rasanya mendapatkan linimasa jejaring sosial online saya penuh dengan isu-isu kekuranglayakan dari lawan calon yang didukung. Gemasnya karena saya mikir “kok ya sempet-sempetnya aja nyari kuranglayak-nya lawan calonnya”. Gemas karena kenapa ga effort yang digunakan tersebut sebenarnya bisa untuk menyebarluaskan kelayakan dari calonnya?

Saya tergelitik juga dengan berita-berita yang saya ikuti, betapa kampanye kejelekan (kalo ga disebut sebagai kampanye hitam) bermunculan di sana-sini. Menyerang calon yang sana, dan juga calon yang sini. Tergelitik karena sesungguhnya kreativitas untuk kampanye kejelekan tersebut sebenarnya bisa diberdayakan untuk kampanye kebaikan. Praktik riilnya, tentunya banyak yang lebih tahu dan lebih baik daripada saya.

Jadi, daripada sibuk mencari-cari kekurangan dari lawan, alangkah eloknya apabila kita bisa melihat pada kebaikan yang kemudian bisa saling mengisi dan melengkapi untuk membuat negeri ini jadi lebih baik.

Personally, siapapun yang saya pilih untuk Indonesia kelak, didasarkan dengan keyakinan dan harapan saya bahwa yang bersangkutan dapat memimpin negeri ini jadi lebih baik. Saya juga yakin dan berharap, siapapun yang terpilih kelak, akan dapat menjalankan tugasnya dengan baik, dengan bermartabat, dan dijauhkan dari segala keburukan.

NB: blogpost ini bukan pesanan dari KPU, timses, dan atau dari salah satu capres/cawapres atau simpatisannya, melainkan murni opini saya pribadi.🙂

Tagged: , , ,

§ One Response to Pilihan Untuk Indonesia

What’s this?

You are currently reading Pilihan Untuk Indonesia at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: