Permainan Tradisional (?)

Februari 11, 2015 § Tinggalkan komentar

Congklak

Congklak

Dari sekian banyak permainan tradisional (?), mana yang paling jadi favorit? Saya sih congklak — yang ada di gambar itu. Iya, beda daerah beda juga nama dan pengucapannya.

Ada sekitar 7 lubang, dengan 1 yang paling besar di ujung. Ada 2 baris, jadi total 14 lubang. Yang harus diisi, tentunya lubang paling ujung, dengan setiap kali lewat dijatuhkan 1 biji dari lubang tempat bermulai. Agak ribet memang kalo dijelaskan via kata-kata (ironis karena saya pribadi gemar bermain kata-kata:mrgreen: ), tapi tentu bakal lebih asyik ketika bisa dimainkan dan langsung dicontohkan.

Oiya, ini permainan untuk 2 orang.

Seingat saya, ibu saya dulu yang mengajarkan saya bermain permainan tradisional (?) congklak ini. Pengennya juga sih, kelak ketika anak saya sudah cukup besar dan mengerti, mau saya ajarkan dan ajak main ini juga — kalo perlengkapannya masih mudah dicari.

Walau tampaknya sederhana dan cenderung untuk menghabiskan waktu, permainan tradisional (?) congklak ini juga membutuhkan strategi dan konsistensi, lho. Gimana caranya supaya bisa mengumpulkan biji terbanyak dibandingkan lawan kita. Walau kadang, faktor luck juga berperan.😆

Anyway, perihal judul post yang saya kasih tanda tanya di belakangnya, itu lebih karena apakah layak permainan ini disebut tradisional? Karena, dulu saat card board (monopoli, ular tangga, dll) booming aja, congklak sudah disebut tradisional. Nah, jaman sekarang di mana game/permainan banyak yang digital berbasis multilayar, bisa-bisa cardboard disebut tradisional, dan sejenis congklak disebut mainan nenek moyang — kalo ga disebut tradisional kuadrat. *halah*

Personally, saya pernah ada ide sedikit ngawur sih, gimana kalo permainan yang biasa dimainkan orang-orang Indonesia ini secara turun-temurun dipromosikan atau dipertandingkan di sebuah ajang resmi macam PON/SEA Games gitu. Pasti lucu dan seru. Jadi, nasibnya ga kaya’ balap karung yang “hanya” dipertandingkan kala tujuhbelasan atau event camping aja.

kalo kamu, suka permainan tradisional apa?

NB: foto dari sini –> photo credit: Picking Up The Pieces via photopin (license)

Tagged: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Permainan Tradisional (?) at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: