Musik itu universal

April 29, 2015 § 2 Komentar

Musik itu universal.

Walau begitu, musik yang dirilis sama grupnya Sony, Aquarius, sampai dengan indie juga laku kok.

Ucapan di atas pertama kali saya dengar waktu sempet join jadi announcer saat SMA di kota kelahiran saya dulu. Kalimat pertama seringkali diucapkan oleh banyak orang — musisi, penikmat musik (seperti saya), pemerhati musik, pebisnis, dan orang awam. Walau begitu, saking seringnya diucapkan banyak orang jadinya kalimat pertama itu jadi membosankan, padahal maknanya dalam. Jadinya, sering diikuti kalimat kedua — berupa kenyataan bahwa musik itu kadang bergantung pada label rekamannya.

Anyway, back to judul dan juga kalimat pertama di awal postingan ini, salah satu bukti musik itu universal adalah betapa sering dan mudahnya menemukan lagu-lagu populer di-cover bukan penyanyi aslinya dan kemudian diberi aransemen yang berbeda sehingga terdengar lebih menarik. Bahkan kadang, jadi beda banget dibanding aslinya. Salah satu cover lagu populer yang menarik buat saya antara lain yang dilakukan oleh Postmodern Jukebox (PMJ).

Saya lupa persis dulu denger/tau pertama kali dari mana-karena apa-lagu yang mana. Yang pasti sih, saya liat pertama kalinya di youtube. Selain lagu populernya jadi kedenger berbeda, lagu-lagunya juga dibawakan dalam video yang menarik. Jadinya unik. Bisa diliat langsung di channel youtube-nya mereka.

Berdasar list di channel itu, beberapa lagu populer yang udah di-cover antara lain Creep – Radiohead, Shake it Off – Taylor Swift, sampai dengan beberapa lagu populer dari acara TV seperti Powerpuff Girls! Unik, lucu, dan juga kadang menggelikan kalo ngeliat aksi dari para musisi yang terlibat di videonya.

Btw, sebagai penikmat musik, salah satu yang jadi favorit saya itu saat mereka cover lagu “Love Me Harder”-nya Ariana Grande. Buat saya, aransemen di cover-nya bikin lagunya jadi “naik kelas” dan cocok jadi lagu theme song James Bond. Seperti yang ditulis di keterangan lagunya. Penasaran? Nih, di bawah ini ya.

Menurut kamu gimana? Cocok ga lagu-lagunya di-cover ulang jadi seperti yang dilakukan oleh Postmodern Jukebox ini? Kalo cocok, yang jadi favorit kamu yang mana?

Mudah-mudahan Postmodern Jukebox sempet diundang buat tampil di Java Jazz di penyelenggaraan berikutnya, atau ya showcase di tempat yang saya sempet nonton langsung!

Tagged: , , ,

§ 2 Responses to Musik itu universal

  • putri pratiwi mengatakan:

    Iya, aku liat yang Creep itu jadi bagus. Tapi aku suka kalimat awalnya, musik itu universal. Indeed. Musik itu yang pertama kita denger sejak lahir. Suara Adzan si Ayah, detak jantung si ibu waktu masih di kandungan, juga lagu nina bobok atau lagu2 yg dinyanyiin waktu ngudang bayi. Pengen nulis itu dengan pembahasan dari sisi yang lain, tapi selalu gagal fokus dan mbleber ke pembahasan yg gak nyambung.

    *lho kok jadi konsultasi tulisan* :))))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Musik itu universal at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: