Cokelat=Komplit

Agustus 5, 2015 § Tinggalkan komentar

Pahit. Manis. Sepat.

Warna putih. Warna cokelat. Warna hitam.

Murni. Bercampur.

Dimasak. Dikonsumsi gitu aja.

Wajar kalo banyak orang suka cokelat. Karena ya itu, semuanya ada di dalam cokelat. Rasanya ada manisnya, ada pahitnya, ada sedikit sepatnya. Warnanya juga beragam aslinya — cokelat, ada yang putih, hitam, atau warna lain. Selain itu ada makanan yang cokelat aja, ada juga yang dicampur bahan lain. Juga bisa dimasak, bisa juga murni.

Intinya, cokelat itu komplit.

Saya pribadi, termasuk penggemar cokelat. Baik itu cokelat manis, pahit, warna cokelat-putih-hitam, dimasak atau tidak, dan lain-lain. Kaya’nya udah dari kecil banget saya gemar dengan cokelat. Bahkan, ibu saya suka bercanda bahwa salah satu alasan gigi saya kurang bagus komposisinya ya karena saya gemar cokelat, baik itu cokelat batang maupun juga es krim.

Akan susah juga rasanya untuk nemuin orang yang ga suka cokelat. Bisa jadi persentasenya 0.01% dari populasi. Tapi ya, gapapa juga sih ga suka cokelat. Kan pilihan.

Yang pasti, ada salah satu kutipan soal cokelat yang mengena banget, yaitu kutipan dari salah satu film favorit saya “Forrest Gump”.

Life was like a box of chocolates. You never know what you’re gonna get.

Kalo buat saya sih, cokelat itu komplit. Karena ada semuanya.

Kalo kamu suka cokelat ga?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Cokelat=Komplit at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: