Belajar Kehilangan

November 5, 2015 § Tinggalkan komentar

Things come and go. Silih berganti. Besar-kecil, sedikit-banyak. Semua hal datang dan pergi. Baik itu kita sadari, maupun tidak. Di saat sesuatu harus pergi tanpa kita sadari — baru sadar saat sudah pergi/tidak ada, maka kita otomatis merasakan kehilangan.

Tuhan Maha Tahu apa yang terbaik bagi hamba-Nya. Terutama, terkait hal-hal yang diperlukan.

Saya sama seperti orang lain yang punya banyak keinginan dan juga harapan. Saya juga kadang merasa pengen untuk mewujudkan semuanya dalam waktu dekat. Tentunya dengan daya dan upaya yang saya bisa, serta sambil terus dan sebisa mungkin mempelajari semuanya.

Tapi mungkin di saat saya merasa cukup, belum tentu kata Sang Khalik. Bisa jadi kurang dan masih memerlukan yang lain, atau justru sudah kelebihan. Tapi, bisa tahu dari mana? Itu salah satu misteri kehidupan yang saya penasaran, tapi ga begitu perlu tahu detail dari jawabannya.

Nyambung dengan paragraf di awal, kehilangan sesuatu hal mungkin salah satu pertanda mengenai cukup/tidak cukupnya daya dan upaya yang saya lakukan. Jika dikaitkan sebagai sesuatu yang kurang dan masih memerlukan yang lain, bisa jadi Tuhan sedang menyiapkan sesuatu yang lebih baik bagi saya. Tapi jika dikaitkan sebagai sesuatu yang kelebihan, bisa jadi Tuhan sedang mengajarkan saya untuk berbagi dan lebih ikhlas. Manapun, saya percaya bahwa apapun yang terjadi adalah yang terbaik yang direncanakan oleh-Nya. Bahwa yang terjadi adalah hal yang memang saya perlukan.

Apa alasan saya tiba-tiba menulis post yang agak religius begini? Tak lain karena saya sedang melakukan refleksi terhadap hal-hal yang terjadi belakangan ini. Ga perlu nunggu akhir taun/ganti taun kan untuk refleksi/review? Bisa kapan aja, dan kebetulan saya sedang melakukannya sekarang.

Cukup banyak yang terjadi di dalam keseharian saya, salah satunya adalah ya, kehilangan tersebut. Materiil maupun immateriil. Sebal, jelas. Kesal, tentu saja. Tapi ya balik lagi, harus sadar dan percaya bahwa Tuhan lebih tahu apa yang terbaik untuk saya.

Bismillah.

Berita Kehilangan

Tagged: , , ,

Komentar ditutup.

What’s this?

You are currently reading Belajar Kehilangan at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: