Kalo Keujanan di Jalan, Musti Ngapain?

Agustus 30, 2016 § 6 Komentar

Neduh.

Jelas lah ya, kalo keujanan di jalan ya mendingan neduh. Selain menghindari air hujan yang bikin basah pakaian dan barang bawaan, juga ya mencari biar perjalanan ga musti was-was karena jalanan basah. Tapi kalo buru-buru, nanggung di perjalanan, dan atau pake kendaraan roda empat (mobil), jelas pilihannya lain lagi.

Kalo buru-buru di perjalanan kemudian keujanan, pilihan buat saya ada 2: lanjutin dengan berbasah-basahan, atau sejenak berhenti untuk kemudian menggunakan jas hujan & memastikan semua barang bawaan tidak akan diterpa air hujan. Pilihan pertama – lanjutin dengan berbasah-basahan biasanya saya pilih kalo tinggal pulang ke rumah dan atau pakaian sudah kepalang tanggung basah karena hujan mendadak besar tanpa sempat menggunakan jas hujan. Sering kejadian kalo lagi macet, atau tanpa ba-bi-bu air hujan turun deras dari langit.

Kalo nanggung di perjalanan, pilihan saya ga bakal neduh. Kalo pake angkutan umum biasanya saya akan berhenti sampai dengan tempat perhentian tertentu. Kadang saya terusin aja perjalanan sampai dengan akhir trayek karena sudah pasti ke tempat yang lebih aman dari hujan. Kalo pake kendaraan pribadi – motor, pun jelas saya akan tetap melanjutkan perjalanan sampai dengan ketemu tempat yang luas untuk berteduh dengan aman — rumah makan, cafe, mini market dengan teras, dan lain-lain. Bukan sembarang neduh di pinggir jalan. Kecuali, saya ga sendirian, biasanya berteduh menjadi pilihan utama — tentunya syaratnya adalah tidak sembarang di pinggir jalan/di bawah jembatan/underpass/flyover.

Kalo pake kendaraan roda empat (mobil), pilihannya biasanya sih terusin perjalanan. Tapi dengan syarat menurunkan laju kendaraan sampai dengan batas aman. Kalo ujannya deras, juga dengan menyalakan lampu rem/depan untuk memberitahu bahwa ada kendaraan saya yang lewat.

Postingan ini saya tulis karena belakangan Jakarta lagi dilanda hujan yang cukup deras bahkan sampai bisa membuat banjir — karena tanggul sungainya jebol sih.

Tagged:

§ 6 Responses to Kalo Keujanan di Jalan, Musti Ngapain?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Kalo Keujanan di Jalan, Musti Ngapain? at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: