Tas Gunung

November 23, 2016 § Tinggalkan komentar

Tas, kantung (lazimnya berukuran besar) yang digunakan untuk membawa barang-barang, bisa dibedakan menjadi berbagai macam nama turunan bergantung kepada jenis/model, pemakai, bentuk, sampai dengan kapan dipakenya.

Sejak kecil sampai dengan dewasa sekarang, sepertinya sudah belasan atau puluhan tas saya gunakan. Baik itu untuk keperluan sekolah, perjalanan jauh, sampai dengan bekerja. Beragam model dan ukuran pernah saya gunakan, pun juga warna dan bahan. Sedikit banyak, dari sekian banyak tas tersebut yang paling saya gemari adalah tas ransel — tas punggung berukuran cukup besar yang biasanya dirilis oleh produsen keperluan mendaki gunung.

Yep, you read that right: tas gunung, tapi bukan yang buat mendaki ya. Atau bisa juga dibilang tas buat outdoor yang ukurannya lebih kecil daripada buat mendaki.

Alasan saya memilihnya? Sepertinya sederhana, sbb:

  1. Isian/kantongnya banyak. Mulai dari yang paling kecil hingga paling besar. Mulai dari yang mudah diakses seperti di samping, sampai dengan yang kantung utamanya. Kantongnya banyak tersebut memudahkan saya untuk membawa beberapa barang dengan jenis berbeda — jika/saat diperlukan, tanpa harus membawa organizer lagi dan atau menyesuaikan tata letak di dalam lagi.
  2. (Biasanya) Bahannya tahan lama. Iya, serius. Tahan lama dalam artian bisa digunakan lebih dari 1-2 tahun. Buat saya, tas yang digunakan sehari-hari bisa berumur lebih dari 1-2 tahun itu hebat. Belum lagi kalopun rusak — biasanya, rusaknya justru di retsleting atau kaitan antara selempang dan bodi tas. Itupun masih bisa diperbaiki lagi — walau tentu kualitasnya berbeda dengan yang baru.
  3. Ringkas. Tas gunung identik dengan bentuknya yang ringkas, karena tujuannya tentu untuk memudahkan pergerakan dan tidak perlu takut nyangkut atau membuat susah berjalan.
  4. Dilengkapi tempat-tempat yang strategis untuk menambahkan aksesori. Iya, seperti gantungan kunci, pin, dan masih banyak lagi. Tapi ini sepertinya subyektif saya aja, karena mungkin saya ga tau apa fungsi aslinya jika digunakan untuk naik gunung.😆

Beberapa merek produsen keperluan mendaki gunung yang merilis tas gunung yang saya kenal dan pernah saya gunakan antara lain Alpina, Eiger, Bodypack (ini kaya’nya bukan ya..), sampai dengan Consina. Khusus untuk merek terakhir — Consina, ini yang belakangan masih saya gunakan. Harganya juga bervariasi, namun cenderung di range 250rb-500rb. Harga-harga tersebut sudah cukup untuk mendapatkan tas gunung yang bagus dan fungsional.

Anyway, alasan saya menggunakan tas gunung juga karena belakangan modelnya makin modis — sederhananya dari warna yang lebih ngejreng dan ga kalem lagi. Lebih kekinian kalo kata anak jaman sekarang!

Kalo kamu, suka pake tas macam apa?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Tas Gunung at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: