Om, Telolet Om

Januari 19, 2017 § 5 Komentar

Biar ga dibilang ikut2an tren, saya baru ngepost topik ini sekarang. Udah basi sih kalo kata orang banyak. Still anyway, saya tetep pengen bahas. Secara, blognya juga saya ini yang nulis. :mrgreen:

Sebelom jadi viral sampe ke DJ kelas dunia, saya udah merhatiin asal-usulnya. Engga, saya bukan pakar marketing yang bisa menduga tren, tapi saya lebih ke (suka) neliti dari mana awal sebuah tren. Dan “Om Telolet, Om” ini saya udah pernah merhatiin darimana awalnya. Btw, tulisan soal marketing seringnya muncul di sini sih.

Alkisah (halah), jalur Pantura Jawa merupakan salah satu jalur darat terpadat dan tersibuk di dunia. Iya bener, di dunia. Arus manusia dan barang lewat jalur Pantura Jawa ini padet banget. Selain karena banyak kota persinggahan sejak jaman kesultanan/kerajaan, juga konon jalur Pantura ini udah grand-design-nya udah sejak jaman Daendels bikin jalur Anyer-Panarukan. CMIIW ya.

Nah, karena jalurnya padat dan sibuk inilah, beberapa sopir kendaraan besar – truk dan bus, bikin modifikasi sama klaksonnya. Entah apa alasan pastinya, bisa jadi biar ga bosen, bisa jadi biar langsung jadi identitas, wallahu alam. Tapi modifikasi klakson ini kemudian ditangkap oleh anak-anak penduduk sekitar jalur Pantura yang baru pada kenal hape untuk kemudian direkam. Iya, betul, direkam. Pernah baca di mana gitu, ngerekam klakson ini marak banget dan jadi ajang buat saling pamer di kalangan anak-anak tersebut.

Hal ini — anak2 ngerekam mobil lewat di jalur Pantura, udah pernah saya saksikan sendiri saat melakukan perjalanan darat ke Jawa via Pantura, pertengahan 2016 lalu. Sayangnya saya ga sempet bikin dokumentasi — secara nyetir gitu lho. Tapi beritanya pernah masuk ke beberapa portal berita, salah satunya artikel ini.ย Siapa sangka, hal-hal sederhana begitu bisa jadi viral sekitar 6 bulan kemudian — November, Desember 2016.

Setelah ini, apa ya yang bakal ngetren lagi sampe DJ kelas dunia ikutan?

Iklan

Tagged: , , , , , ,

§ 5 Responses to Om, Telolet Om

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Om, Telolet Om at i don't drink coffee but cappuccino.

meta

%d blogger menyukai ini: